DPRD Dukung Atlet Muda Purworejo, Patriot U-18 Siap Kejar Gelar Juara Nasional

Jatengpress.com,Purworejo-Dukungan terhadap generasi muda berprestasi kembali ditegaskan DPRD Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Melalui audiensi yang berlangsung di Gedung B DPRD, Kamis (23/04/2026), lembaga legislatif tersebut menerima dua perwakilan sekaligus, yakni Klub Bola Voli Patriot Purworejo dan tim marching band SMP Negeri 2 Purworejo yang akan berlaga di tingkat nasional.

Audiensi dipimpin langsung Ketua DPRD Purworejo, Tunaryo, bersama jajaran wakil ketua. Pertemuan ini menjadi bentuk perhatian nyata DPRD terhadap pengembangan potensi olahraga dan seni di kalangan pelajar.

Dalam kesempatan itu, Tunaryo menjelaskan bahwa audiensi membahas dua agenda penting, yakni persiapan keberangkatan tim marching band SMPN 2 Purworejo ke ajang lomba di Yogyakarta serta keberangkatan Klub Patriot ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Voli U-18 di Jakarta yang dijadwalkan mulai 2 Mei 2026.

“Kami dari DPRD sebagai perwakilan masyarakat tentu memberikan dukungan, baik secara moril maupun materil. Ini atas nama lembaga, bukan pribadi,” katanya.

Ia menambahkan, dukungan tersebut bukan semata soal nilai, melainkan wujud kepedulian terhadap kemajuan olahraga dan seni di daerah. DPRD berharap kontribusi ini mampu memacu semangat para atlet dan pelatih untuk tampil maksimal.

“Kami bangga dengan anak-anak Purworejo. Harapannya mereka mampu mengharumkan nama daerah dan meraih prestasi terbaik di tingkat nasional,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Klub Patriot Purworejo, H. Alipman Syafii, menyampaikan optimisme tinggi timnya dalam menghadapi Kejurnas U-18. Ia menargetkan Patriot mampu meraih gelar juara nasional, melanjutkan tradisi prestasi setelah tim U-16 sebelumnya sukses menjadi juara tingkat nasional.

“Target kami jelas, juara satu. Kami sudah berpengalaman di level nasional, bahkan beberapa atlet pernah tampil di tingkat Asia,” ujarnya.

Dalam persiapannya, Patriot membawa sekitar 40 personel yang terdiri dari atlet, pelatih, dan official. Mereka telah menjalani pemusatan latihan (training center) intensif sejak Februari, termasuk karantina di Kedungpucang guna meningkatkan kekompakan dan performa tim.

“Persiapan sudah matang. Kami rutin latihan dan menjalani TC. Lawan-lawan kuat pasti ada, seperti dari Semarang, Bandung, dan Jakarta, tapi kami tetap optimistis,” tandasnya. (*)