Jakarta, Jatengpress.com – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat tingginya mobilitas masyarakat pada periode arus balik Idulfitri 1447H/2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta.
Pada periode hari H hingga H+3 Idulfitri (21–24 Maret 2026), tercatat sebanyak 239.383 kendaraan melintas menuju arah Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Volume lalu lintas tersebut meningkat signifikan sebesar 108,44% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 114.843 kendaraan.
Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, dalam rilisnya menyampaikan, berdasarkan data lalu lintas periode H-10 s.d H+3 (11-24 Maret 2026), tercatat sebanyak 415.448 kendaraan dari wilayah timur trans jawa atau meningkat 6,45% dari lalu lintas normal sebanyak 390.288 kendaraan.
Sementara itu berdasarkan data shift 1 tanggal 25 Maret 2026, tercatat sebanyak 23.921 kendaraan, meningkat 193,15% dari normal sebanyak 8.160 kendaraan.
“Tingginya volume lalu lintas ini menunjukkan bahwa pergerakan arus balik masih berlangsung dan diperkirakan akan terus meningkat. Seiring dengan kondisi tersebut, JTT bersama Kepolisian sempat berlakukan one way sepenggal dari KM 263 Jalan Tol Pejagan-Pemalang s.d KM 70 GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan buka tutup secara situasional one way lokal dari KM 425+800 Jalan Tol Semarang Seksi A,B,C s.d KM 414 GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang untuk menjaga kelancaran arus kendaraan serta meminimalkan potensi kepadatan di sepanjang Ruas Jalan Tol Trans Jawa,” jelas Ria.
Ria menambahkan, untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pada arus balik, JTT memberikan alternatif pilihan perjalanan yang bisa dimanfaatkan pengguna jalan dengan memberlakukan kembali potongan tarif tol sebesar 30% untuk perjalanan menerus dari GT Kalikangkung Ruas Jalan Tol Batang–Semarang menuju GT Cikampek Utama Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek pada tanggal 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Selain itu, potongan tarif tol sebesar 23% untuk seluruh transaksi di Ruas Jalan Tol Batang–Semarang masih tetap diberlakukan sejak 12 Maret hingga 31 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mendistribusikan lalu lintas secara lebih merata sekaligus memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan,” ujar Ria.
Sementara itu, untuk kendaraan menuju wilayah Timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 184.146 kendaraan, naik 65,88% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 111.011 kendaraan.
Peningkatan volume kendaraan juga terlihat di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Di wilayah Jawa Tengah, gerbang tol Kalikangkung, kendaraan meninggalkan Semarang tercatat 163.113 kendaraan (naik 164,50% dari normal 61.668 kendaraan). Sementara kendaraan menuju Semarang tercatat 100.838 kendaraan (naik 66,93% dari normal 60.407 kendaraan).
Sedangkan di gerbang tol Banyumanik, arus menuju Jakarta tercatat 178.376 kendaraan (naik 131,12% dari normal 77.180 kendaraan). Sementara arah Solo mencapai 154.252 kendaraan (naik 70,59% dari normal 90.425 kendaraan).
Dari wilayah Jawa Timur, GT Warugunung kendaraan menuju Jakarta tercatat 135.524 kendaraan (naik 81,99% dari normal 74.467 kendaraan), sementara arah Surabaya mencapai 152.210 kendaraan (naik 88,66% dari normal 80.680 kendaraan).
Sedangkan GT Kejapanan Utama, sebanyak 161.923 kendaraan menuju Surabaya (naik 60,82% dari normal 100.686 kendaraan), dan 156.779 kendaraan menuju Malang (naik 66,76% dari normal 94.012 kendaraan).
Di GT Singosari, kendaraan menuju Surabaya tercatat 93.683 kendaraan (naik 74,77% dari normal 53.604 kendaraan), sementara arah Malang mencapai 82.493 kendaraan (naik 52,12% dari normal 54.230 kendaraan).
PT JTT mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan, merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan.
“Untuk informasi lalu lintas terkini di ruas tol Jasa Marga Group, pengguna jalan dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga 24 jam di 133 atau melalui aplikasi TRAVOY yang tersedia di iOS dan Android,” ujar Ria. (CIP)






