Jatengpress.com, Magelang – Nico dari Jowo Survivor merengkuh penghargaan Best MVP (Most Valuable Player) dalam Lomba Mobile Legends Kapolresta Magelang Cup 2026, yang digelar di Atrium Artos Mall Magelang, Sabtu (25/04/2026).
Lomba diikuti 665 peserta se Magelang Raya (tergabung dalam 133 tim) dan 16 tim melaksanakan penyisihan offline.
Ada pun hasilnya. Juara 1 direbut Jowo Survivor, yang berhak merebut hadiah sebesar Rp 3 juta. Disusul Geprek Wow dalam Antom di posisi 2 dan 3, dengan hadiah Rp 2 juta dan Rp 1,5 juta.
Di urutan 4-8 adalah Escanor26, Kicau Mania Aziz, Paper Rex CM, Baru Terbit dan Young Boys. Masing-masing mendapatkan sertifikat.
Kapolresta Magelang Kombes Herbin Sianipar menyampaikan, kegiatan ini dilatarbelakangi peran Polri sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat, termasuk generasi muda yang aktif di dunia digital.
Menurutnya, perkembangan digitalisasi yang pesat di era Generasi Z perlu mendapat pendampingan agar dapat dimanfaatkan secara positif.
“Kehadiran Polri di tengah-tengah adik-adik generasi muda ini adalah untuk mendampingi serta mengarahkan penggunaan teknologi digital ke arah yang lebih bermanfaat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai sportivitas serta memberikan wadah penyaluran hobi secara positif,” ujar Kapolresta.
Hadir dalam kegiatan itu antara lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Drs Wisnu Argo Budiono, serta Pejabat Utama (PJU) Polresta Magelang.
Dunia digital, menurut Herbina, selain memberikan dampak positif, juga memiliki potensi risiko apabila tidak dikelola dengan baik, seperti munculnya berbagai bentuk kejahatan berbasis digital.
Karena itu, generasi muda diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif, seperti balap liar maupun tawuran.
Kapolresta Magelang juga berharap melalui ajang ini dapat lahir talenta-talenta berbakat dari Magelang yang mampu bersaing hingga tingkat nasional maupun internasional di bidang e-sports.
Kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari para peserta, serta diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan generasi muda dalam memanfaatkan teknologi digital secara sehat, kreatif, dan bertanggung jawab. (TB)






