Bayu Ramli Kian Mantap Tapaki Dunia Layar Lebar : Main di Film “Titip Bunda di Surga-Mu”, Gelar nonton Duluan

Jatengpress.com, Semarang – Desainer kondang asal Semarang, Bayu Ramli, kian mantap menapaki dunia seni peran di film layar lebar.

Kali ini, pendiri dan owner Exist Modelling tersebut  turut bermain di bioskop berjudul “Titip Bunda di Surga-Mu”. Sebuah film bioskop yang dibintangi Ikang Fawzi, Meriam Bellina, Nathalia Zenn, Kevin Julio, Abun Sungkar, dan Zora Vidyanata.

Film ini sendiri akan mulai tayang untuk publik di Cinema XXI di seluruh Tanah Air mulai 26 Februari mendatang.

Sebagai launching pemutaran film tersebut di Semarang, digelar event nonton duluan film Titip Bunda di Surga-Mu, di Citra XXI, Mal Ciputra, Sabtu (14/2/2026) sore.

Hadir pada event Nonton Duluan tersebut, pemeran utama film yakni Meriam Bellina dan Ikang Fawzi, Kevin Julio, dan Zora Vidyanata, serta produser Dono Indarto yang juga suami Zora Vidyanata.

Bayu Ramli memerankan sebagai pemilik perusahaan tempat Azzam bekerja. Bayu Ramli yang berperan sebagai sosok antagonis memberikan ultimatum kepada Azzam, supaya melunasi semua utangnya.

Azzam (Abun Sungkar) adalah anak bungsu tiga bersaudara dari Moza Khairunnisa (Meriam Bellina) dan Akbar (Ikang Fawzi) yang terlilit utang pinjol.

NONTON DULUAN : Dari kiri ke kanan : Dono Indarto (jaket hitam), Bayu Ramli, Ikang Fawzi, Kevin Julio, Meriam Bellina, dan Zora Vidyanata, diapit para fans dan penonton seusai nonton duluan pemutaran film Titip Bunda di Surga-Mu, pada launching di Citra XXI, Semarang, Sabtu (14/2/2026). Foto : Sucipto

Ketiganya yang beranjak menjadi anak muda, semakin memiliki jiwa berontak terhadap keinginan orangtua. Namun ketiganya memiliki masalah dalam hidup masing-masing. Alya si sulung, cafenya nyaris bangkrut dan kesulitan finansial.

Adam anak ke dua, memiliki masalah ismoerusahan tempat dia bekerja.

Ketiganya yang sudah tidak mau berkumpul hidup satu rumah dengan orangtua, memilih hidup di luar.

Bahkan mereka bertiga melakukan aksi merampok hattabenda orangtuanya.

Namun ketulusan hati seorang ibu mengalahkan segalanya. Moza memaafkan anak-anaknya, hingga akhirnya dia meninggal dunia karna penyakit lheukemia akut yang diderita.

Beruntung, di hari-hari akhir sebelum ajal sang bunda, ketiga anaknya telat insaf.

Bayu Ramli mengungkapkan, optimistis film Titip Bunda di Surga-Mu yang akan mulai tayang 26 Februari mendatang, bakal menyedot banyak penonton.

“Ini film yang sangat bagus. Penuh keteladanan bagi anak maupun bagi orangtua,” ujar Bayu Ramli, seusai acara nonton duluan.

Bayu Ramli mengaku enjoy dengan peran yang dia mainkan di film tersebut, dan menjadikan job di film layar lebar sebagai anugerah tersendiri.

Bayu Ramli bertekad akan trus menapaki dunia fillm tanpa meninggalkan basic profesinya sebagai seorang desainer dan pemandu bakat modelling.

Beberapa film layar lebar telah dia mainkan, antara lain Sengkolo Petaka Satu Suro, Alas Roban, dan lainnya. Belum lagi sejumlah serial sinetron yang tayang di stasiun televisi nasional.

Meski perannya belum begitu banyak di film-film tersebut, namun memberikan arti sangat besar bagi jalannya dalam merintis menuju dunia akting.

Bayu Ramli pun  optimistis ke depan setapak demi setapak akan semakin besar peran yang dia mainkan di film layar lebar.

“Saya optimistis ke depan sedikit demi sedikit porsi peran yang saya mainkan akan lebih banyak,” tutur dia.

Dia juga berharap agar anak-anak muda Semarang berani untuk tampil mengeksplor kemampuannya di dunia perfilman nasional.

“Kita punya banyak talenta muda. Mereka sangat berbakat. Sayang sekali kalau tidak dikembangkan, termasuk dikembangkan di film. Ayo anak muda Semarang, raih cita-cita dan peluang dik dunia perfilman,” cetus Bayu Ramli.

Selain Bsyu Ramli, juga ada sejumlah sosok lokal yang direkrut untuk turut syuting. Antara lain seorang jurnalis Semarang, Dwi Sambodo yang memerankan sebagai debt collector pinjol, yang menagih utang kepada Azzam di film Titip Bunda di Surga-Mu.

Hal yang lebih membanggakan bagi Bayu Ramli adalah semakin seringnya Semarang dijadikan sebagai lokasi syuting film-film layar lebar. Termasuk film Titip Bunda di Surga Mu, hampir seluruh lokasi syutingnya di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang, antara lain kota lama, kawasan Tugu Muda dan Simpanglima, serta Bandungan Kabupaten Semarang.

Semakin sering ambil bagian sebagai pemeran di film bioskop, dan semakin seringnya Semarang dijadikan lokasi syuting film, Bayu Ramli memiliki cita-cita ingin menjadikan Kota Semarang menjadi kota film.

“Harapan saya ingin Semarang menjadi kota film,” tutur dia.

Harapan ini karena Kota Semarang memiliki banyak objek menarik, didukung oleh masyarakatnya yang menghargai dinamika sosial, seni dan budaya. (CIP)