Jatengpress.com, Purworejo – Sebuah video yang memperlihatkan penggerebegan seorang laki-laki dan perempuan diduga sedang mesum di sebuah toilet menghebohkan warga.
Dua buah video masing-masing berdurasi 49 detik dan 41 detik yang beredar melalui pesan Whats App dengan jelas memperlihatkan pasangan setengah baya yang diduga selingkuh nampak ketakutan dan malu saat digerebeg sejumlah pemuda.
Pada video pertama, nampak dua orang pemuda berdiri di depan pintu kamar mandi.
Keduanya kemudian mendobrak pintu tersebut dan terlihat seorang perempuan berjilbab cokelat, berbaju putih tanpa celana kaget dan ketakutan.
Sang pria, memakai kaos warna oranye duduk di lantai kamar mandi juga tanpa mengenakan celana.
Keduanya kemudian dipaksa keluar kamar mandi.
Dalam video kedua, tanpa mengenakan bawahan, keduanya diinterogasi sejumlah pemuda.
Sang perempuan bahkan sempat menyebut dia adalah warga Kecamatan Kemiri.
Dari hasil penelusuran, seorang narasumber, sebut saja K, mengatakan bahwa lokasi kejadian tersebut adalah rumah makan KSS di Megulung Kidul, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo.
Peristiwa terjadi pada Sabtu (24/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
“Yang laki-laki diduga adalah perangkat desa, Kaur Desa S, Kecamatan Kemiri. Sedangkan perempuannya ibu rumah tangga, suaminya merantau ke luar negeri. Yang menggerebeg adalah karyawan rumah makan KSS. Mungkin keduanya sudah sering melakukan. Dilihat dari videonya kan jelas banget,” kata K melalui voice note, Minggu malam (25/5/2026).
Informasi lain menyebutkan, setelah penggerebegan itu, kedua orang yang disebut masih satu lingkughan RT tersebut, dibawa ke Polsek Pituruh.
Akan tetapi, pihak Polsek, melalui Kanit Reskrim saat dikonfirmasi lewat pesan WA, meminta agar konfirmasi langsung ke Kapolsek Pituruh.
Sedangkan Kepala Desa S, atasan pelaku dugaan mesum, saat dihubungi mengatakan bahwa, saat ini kasus tersebut sedang berproses di kecamatan.
Sedangkan pihak rumah makan KSS yang dihubungi melalui WA adminnya, hanya memberikan flyer jika kedai tersebut tutup tanggal 26, 27, 28 Mei karena Hari Raya Iduladha. (NY).






