KARANGANYAR, Jatengpress.com — Suasana khidmat menyelimuti Gedung Dakwah Muhammadiyah, Tasikmadu, Kamis malam (30/4), saat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Karanganyar melepas 120 jemaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Zam-Zam. Dalam rombongan tersebut turut serta satu Petugas Haji Daerah (PHD) yang akan mendampingi pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Prosesi pelepasan tidak sekadar seremoni, namun juga diisi dengan penguatan spiritual melalui pengajian. Tausiyah disampaikan oleh KH Dr. Fahmi Salim yang mengingatkan pentingnya kesiapan menyeluruh, baik secara fisik maupun batin, dalam menjalankan rukun Islam kelima.
Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arif Babheir, dalam sambutannya menegaskan bahwa perjalanan haji membutuhkan persiapan matang. Ia mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan serta memanfaatkan kesempatan ibadah yang telah lama dinantikan.
“Banyak jemaah yang harus menunggu bertahun-tahun untuk bisa berangkat. Momentum ini harus dimanfaatkan dengan maksimal, karena Tanah Suci adalah tempat terbaik untuk memperbanyak doa,” katanya.
Sementara itu, Bupati Karanganyar Rober Christanto yang hadir dalam kegiatan tersebut menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan panggilan spiritual yang lahir dari ketulusan hati.
“Ibadah haji adalah panggilan hati. Ketika seseorang bersungguh-sungguh memohon kepada Allah, maka jalan itu akan dimudahkan,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan harapannya agar seluruh jemaah diberikan kelancaran selama menjalankan rangkaian ibadah, tetap dalam kondisi sehat, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan dalam memberikan pembekalan menyeluruh kepada calon jemaah, sekaligus memperkuat kebersamaan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. (Abdul Alim)




