Menatap Muktamar 2027, Amien Rais Tekankan Kriteria Qur’ani untuk Pimpinan Muhammadiyah


KARANGANYAR, Jatengpress.com – Tokoh nasional sekaligus Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 1995-1998, Prof. Dr. H. M. Amien Rais, M.A., memberikan catatan penting bagi bursa kepemimpinan Muhammadiyah menjelang Muktamar ke-49 di Medan tahun 2027 mendatang. Ia menekankan agar integritas dan kedekatan dengan Al-Qur’an menjadi syarat mutlak bagi calon pemimpin organisasi.
Hal tersebut disampaikannya saat mengisi tausiyah dalam Pengajian Syawalan dan Halalbihalal Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) setempat, Sabtu (11/4).
Kriteria Pemimpin Masa Depan
Dalam orasi di hadapan ribuan kader, Amien secara spesifik mengusulkan adanya pengetatan syarat bagi calon anggota Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Menurutnya, pemahaman terhadap kitab suci adalah fondasi utama yang tidak bisa ditawar.
“Saya berharap yang dipilih betul-betul orang yang Muhammadiyahnya mendarah mendaging. Sangat bagus kalau diberi persyaratan calon anggota PP Muhammadiyah itu harus bisa baca Al-Qur’an dengan fasih,” tegas Amien.
Ia mengingatkan agar kejadian di masa lalu, di mana terdapat unsur pimpinan yang enggan mengimami shalat karena keterbatasan kemampuan membaca Al-Qur’an, tidak terulang kembali. Ia menilai pemimpin yang jauh dari Al-Qur’an akan sulit mendapatkan hidayah dalam menjalankan roda organisasi.
“Jangan sampai ada anggota PP yang tidak pernah baca Al-Qur’an, itu akan jauh dari hidayah. Al-Qur’an adalah pegangan kita yang pertama dan utama,” tambahnya.
Dorong Semangat Ukhuwah dan Peradaban
Ketua PDM Karanganyar, Muhammad Arif Babheir, S.Ag., M.Pd., menyambut positif kehadiran tokoh-tokoh senior di tengah para kader daerah. Menurutnya, interaksi langsung dengan tokoh nasional memberikan suntikan motivasi yang berbeda dibandingkan sekadar melalui media digital.
“Yang pertama, menambah dan meningkatkan semangat ukhuwah islamiyah. Yang kedua, semangat untuk memajukan umat, baik dari sisi kesejahteraan, keilmuan, maupun keadaban atau peradaban umat Islam dan bangsa Indonesia,” ujar Arif.
Kehadiran Ribuan Kader
Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga unjuk kekompakan warga Muhammadiyah Karanganyar. Lokasi acara dipadati oleh jajaran pimpinan dari tingkat daerah, cabang, hingga ketua ranting se-Karanganyar. Selain itu, hadir pula para kepala sekolah dan karyawan amal usaha Muhammadiyah.
“Kami mengundang seluruh jajaran pimpinan dari tingkat daerah, cabang, hingga ketua ranting se-Karanganyar, termasuk kepala sekolah dan karyawan amal usaha Muhammadiyah. Tujuannya satu, meningkatkan semangat ukhuwah islamiyah,” tutup Arif.
Berbagai organisasi otonom turut memeriahkan suasana, mulai dari Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, IMM, IPM, hingga pendekar Tapak Suci dan personel KOKAM. Pihak Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga hadir yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekda Kurniadi Maulato. (Abdul Alim)

Terbaru