SOLO, Jatengpress.com— Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LAPAAN RI Jawa Tengah bersama Kantor Advokat BRM Dr. Kusumo Putro, S.H., M.H., kembali menggelar kegiatan sosial Sedekah Ramadan yang telah memasuki tahun ke-16, Rabu (18/3). Kegiatan yang berlangsung di Ruko Pujasari Sriwedari tersebut diisi dengan pembagian 1.300 paket beras premium kepada masyarakat kurang mampu serta tiga panti asuhan.
Kegiatan sosial tahunan ini menjadi bagian dari komitmen lembaga dalam menjaga kepedulian sosial, khususnya di bulan suci Ramadan. Penyaluran bantuan dilakukan mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB dengan melibatkan panitia dari unsur lembaga dan relawan.

Kusumo menyebutkan, jumlah bantuan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pada tahun ini kita membagikan 1.300 paket beras, meningkat dari tahun kemarin yang sebanyak 1.200 paket. Semoga ke depan dapat terus bertambah,” ujarnya.
Setiap paket bantuan berisi 3 kilogram beras premium yang dipastikan layak konsumsi. Bantuan tersebut disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di sekitar wilayah Solo serta kepada tiga panti asuhan yang telah didata sebelumnya.
Selain pembagian beras, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyaluran zakat fitrah sebagai bentuk kepedulian dan upaya membantu meringankan beban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Mengusung tema “Indahnya Berbagi dan Hangatnya Kepedulian kepada Sesama di Bulan Suci Ramadan”, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk turut berbagi dengan sesama.
Pimpinan Law Firm, Kusumo Putro, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar rutinitas tahunan, melainkan juga wujud rasa syukur pribadi atas kesempatan hidup yang masih diberikan kepadanya.

Ia mengaku sempat mengalami kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di ICU RS PKU Muhammadiyah Surakarta beberapa waktu lalu. Pengalaman tersebut menjadi titik balik dalam kehidupannya.
“Ibaratnya hanya ada tiga opsi, mengalami stroke, koma atau meninggal dunia. Tapi saya hidup dan sehat waras. Ini pengalaman luar biasa bagi saya dan kesempatan bagi saya untuk bersyukur dan terus berbuat baik,” katanya.
Menurutnya, pengalaman spiritual tersebut mendorong dirinya untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial dan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ia juga berharap kegiatan Sedekah Ramadan ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan cakupan penerima manfaat yang lebih luas.
“Kami berharap tahun depan bisa kembali berbagi di bulan Ramadan dengan kondisi yang lebih baik dan jumlah bantuan yang lebih banyak, sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Kegiatan Sedekah Ramadan yang telah berlangsung selama 16 tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga mampu memperkuat solidaritas sosial serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. (Abdul Alim)






