Polres Purworejo Jadi Pusat Literasi Digital, Ribuan Pelajar Ikuti Program AI Ready ASEAN

Jatengpress.com, Purworejo – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi global, Polres Purworejo mengambil langkah progresif dengan menghadirkan pusat literasi digital bagi generasi muda. Pada Kamis (12/03), auditorium Mapolres Purworejo menjadi lokasi pelaksanaan pelatihan luring bertajuk AI Ready ASEAN, sebuah program strategis yang bertujuan membangun kompetensi dasar kecerdasan artifisial (AI) bagi siswa, guru, dan orang tua.


Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh AKBP Windy Syafutra dan menjadi bagian dari program nasional yang mendapat dukungan penuh dari Polda Jawa Tengah. Dalam implementasinya, Jawa Tengah ditetapkan sebagai pilot project bagi provinsi lain di Indonesia untuk pengembangan literasi AI tingkat ASEAN.


Program AI Ready ASEAN sendiri merupakan kelanjutan kemitraan antara ASEAN Foundation dan Google.org yang dilaksanakan serentak di 10 negara ASEAN. Di Indonesia, program ini dijalankan bersama sejumlah mitra ahli, antara lain Mafindo, Ruangguru, Kaizen, Coding Bee, serta Bebras.


Materi pelatihan disusun secara komprehensif dengan empat fokus utama, yaitu pengenalan dasar AI, penggunaan dan implementasi AI, etika serta keamanan digital, hingga metode pengajaran AI. Selain sesi tatap muka, peserta juga memperoleh akses pembelajaran lanjutan melalui platform Learning Management System (LMS) di laman institute.mafindo.or.id.


Antusiasme dunia pendidikan di Kabupaten Purworejo terlihat dari keikutsertaan 22 sekolah tingkat SMP dan SMA/SMK yang mengirimkan delegasi terbaiknya. Total hadir 22 guru pendamping dan 139 siswa yang mendapatkan pembelajaran langsung dari mentor Mafindo mengenai pemanfaatan AI secara bertanggung jawab.


Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, menegaskan komitmen kepolisian dalam mendukung peningkatan kapasitas intelektual masyarakat.


“Kami sangat mendukung penuh program ini. Ini adalah upaya nyata untuk mempersiapkan generasi muda yang cakap, tangguh, dan melek teknologi agar siap bersaing di masa depan,” tegasnya.


Keberlanjutan program ini juga terlihat dari pelaksanaan kegiatan pengimbasan, di mana para siswa peserta pelatihan membagikan kembali ilmu yang diperoleh kepada teman-teman mereka di sekolah masing-masing pada Jumat (13/03).


Dari kegiatan tersebut, lebih dari 6.000 pelajar di wilayah Kabupaten Purworejo berhasil mendapatkan edukasi mengenai dasar-dasar kecerdasan artifisial dalam waktu singkat. Gerakan ini diharapkan mampu mempercepat terbentuknya masyarakat digital yang cerdas, kritis, dan etis dalam memanfaatkan teknologi AI.


Melalui program ini, Polres Purworejo tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga memperluas perannya sebagai fasilitator pengetahuan demi mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. (Vale)