PDAM Purworejo Komitmen Bantu Pemda Tekan Stunting dan Miskin Ekstrem di Purworejo

Jatengpress.com, Purworejo – PDAM Kabupaten Purworejo menggelar buka bersama media yang diselenggarakan di halaman kantor PDAM Kabupaten Purworejo pada Rabu (11/3/2026).

Kegiatan buka bersama berjalan dengan sangat hangat dan penuh kebersamaan. Dalam sambutannya, Direktur PDAM Kabupaten Purworejo Hermawan Wahyu Utomo menyampaikan komitmennya dalam membantu Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam menekan stunting dan miskin ekstrem.

Yakni, dengan terus menjalin kerjasama dengan organisasi pemerintah daerah (OPD) terkait. “Kami sangat berharap ke depan (Purworejo) dapat tercapai zero miskin ekstrem dan stunting,” ungkapnya Rabu (11/3/2026).

PDAM Kabupaten Purworejo terus berusaha untuk masuk ke pelosok-pelosok desa untuk menekan dua variabel (stunting dan miskin ekstrem) tersebut.

Tak lupa, dia juga menginformasikan bahwa saat ini sebanyak 12 kecamatan di Kabupaten Purworejo sudah dialiri air minum bersih dari PDAM Kabupaten Purworejo. “Masih ada empat kecamatan lagi, yaitu (kecamatan) Bruno, Kaligesing, Bagelen, dan Ngombol. Insyaallah tahun ini Ngombol masuk,” tambahnya.

Wawan sapaan itu, berharap dan menargetkan sebanyak 16 kecamatan di Kabupaten Purworejo dapat tercover air bersih. Untuk meningkatkan penanganan dan keterkaitan pelanggan melakukan pemasangan air bersih, pihaknya , mempermudah pemasangan dan menawarkan biaya murah.

“Selama Ramadan dan Syawal ini, kami berikan diskon Rp 300 ribu untuk pemasangan baru dan (biaya pemasangan) bisa dicicil 10 kali. Kami di akhir tahun juga ada undian umrah bagi pelanggan,” tutur dia.

Terpisah, Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi atas upaya dari PDAM Kabupaten Purworejo dalam membantu pemerintah daerah untuk menekan angka stunting dan miskin ekstrem melalui ketersediaan air bersih.

Dia membenarkan, bahwa salah satu indikator kemiskinan dan stunting. Untuk itu, ketersediaan air bersih sangatlah penting . “Meski sudah 12 kecamatan di Kabupaten Purworejo sudah terjangkau air bersih, masih ada empat kecamatan yang belum terjangkau. Artinya belum menyeluruh, semoga ke depan bisa tercakup semua kecamatan hingga ke pelosok,” tandas dia. (han)