KARANGANYAR, Jatengpress.com— Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Karanganyar, Sukoharjo, dan Wonogiri sejak Rabu (4/3) sore menyebabkan gangguan jaringan listrik di sejumlah titik. Akibatnya, sebanyak 92.460 pelanggan di tiga kabupaten tersebut sempat mengalami pemadaman listrik.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukoharjo, Indri Megananda, Kamis (5/3), mengatakan gangguan listrik terjadi karena sejumlah jaringan terdampak pohon tumbang, baliho roboh, serta material lain yang terbawa angin hingga mengenai jaringan listrik.
“Dari laporan petugas di lapangan, terdapat beberapa penyulang jaringan listrik dan gardu distribusi yang terdampak akibat cuaca ekstrem,” ujarnya.
Wilayah Kabupaten Karanganyar menjadi salah satu daerah yang mengalami gangguan cukup signifikan, selain Sukoharjo dan Wonogiri yang juga berada dalam wilayah kerja PLN UP3 Sukoharjo.
Untuk mempercepat penanganan, PLN segera menerjunkan tim teknis ke lokasi terdampak guna melakukan pengecekan serta perbaikan jaringan yang mengalami kerusakan.
Menurut Indri, proses pemulihan jaringan listrik dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja bagi petugas maupun masyarakat.
“Kami bergerak cepat melakukan pemulihan sistem kelistrikan. Perbaikan dilakukan bertahap dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan,” katanya.
PLN menargetkan hingga Jumat (6/3) pukul 15.00 WIB, sebagian besar jaringan listrik di wilayah terdampak sudah kembali normal sehingga mayoritas pelanggan dapat kembali menikmati aliran listrik.
PLN juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan pasca cuaca ekstrem. Jika menemukan kabel listrik putus, tiang listrik miring, atau gangguan jaringan lainnya, masyarakat diminta tidak mendekat dan segera melaporkannya kepada pihak PLN.
Laporan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center 123, maupun melalui pesan langsung (DM) ke akun media sosial resmi PLN 123. (Abdul Alim)







