Jatengpress.com, Wonogiri-Manusia hanya bisa merencanakan. Begitulah yang dialami Yusup Tanto Kurniawan warga Tambak Ruci RT 2 RW 7, Desa Jatirejo, Kecamatran Girimarto Kabupaten Wonogiri. Yusup berharap dapat meraup keuntungan maksimal lantaran ayam yang dipelihara bisa dipanen menjelang lebaran. Namun kenyataannya, kandang berisi 20 ekor ayam miliknya ludes terbakar pada Minggu (1/3) dan hanya menyisakan sekitar empat ribuan ekor ayam.
‘’Begitu ada informasi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Wonogiri Joko Susilo, S.Sos. MM menugaskan Kabid Damkar Wonogiri, Joko Prayitno untuk segera mengirim Tim Damkar Wonogiri datang ke lokasi,’’ kata Sriyanto Kembo Koordinator Lapangan (Korlap) Damkar Wonogiri.
Sriyanto memaparkan, pada pukul 06.45 Mako Damkar Wonogiri mendapat telpon dari Yusuf Tanto Kurniawan, pemilik kandang, mengimformasikan kalau kandang ayam miliknya terbakar.
Atas informask tersebut, tim ergerak cepat menuju lokasi, dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam, yang dikomandani Setyo Pamungkas (Danru R3) tiba di lokasi 07.10. Dibantu 2 personil dari regu 2 dan regu 4 langsung melakukan pemadaman dan pendinginan
‘’Diduga api dari pemanas yang ada di dalam tong untuk penghangat ayam. Karena tiupan blower yang besar, pemanas yang ada dalam tong keluar dan menimbulkan api. Api langsung menyebar dan kandang terbakar. 80% kandang tersebut habis terbakar. Isi kandang sekitar 20 ribu ekor ayam, tersisa 3 ribu sampai 4 ribu ekor ayam yang masih hidup. Pemadaman dan pendinginan selesai pada pukul 08.00. Setelah dinyatakan api padam tim Damkar kembali ke Mako tiba pkl 08.30,’’ pungkasnya. (Pm)


