Tagih Kompensasi, Warga Giritontro Segel Tower

Jatengpress.com, Wonoigiri –  Warga Desa Jatirejo, Kecamatan Giritontro Wonogiri belakangan ini mengaku resah atas keberadaan tower tua yang sudah berdiri sejak 22 tahun lalu. Sebab warga khawatir tower tersebut sudah tidak sekokoh saat dibangun.

‘’Tower tersebut terbuat dari besi dan sudah berusia puluhan tahun. Seiring berjalannya waktu sangat mungkin besi-besi tiangnya ada yang korosi. sehingga mengancam keselamatan warga yang tinggal di bawah tower tersebut,’’ kata Widodo, warga Jatirejo kepada Jatengpress.com, Selasa (3/2).

Karena usia tower semakin tua, dampaknya tanah di sekitar tower jadi tidak laku, padahal berada di jantung ekonomi, berdiri di sebelah barat terminal, atau tepatnya di Dusun Giri Belah RT 01 RW 07 Desa Jatirejo, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri.

‘’Tanah di sini, per meternya sudah mencapai enam juta rupiah, karena tower tersebut, jadi tidak laku saat dijual,’’ papar Widodo,

Yang lebih parah, lanjut Widodo, sejak tower itu berdiri tahun 2004, warga sekitar hanya sekekalki diberi kompensasi. ‘’Ya pas awal itu, ada 20 an warga terdampak yang diberi kompensasi. Selanjutnya saat perpanjangan kontrak pada tahun 2014, 2016,  dan 2026 warga terdampak tidak mendapatkan kompensasi, pemilik tower hanya membayar uang sewa tanah kepada pemilik lahan saja, yakni kepada Almarhum Purwomartono.

Atas permasalahan ini, lanjut Widodo, terpaksa warga menyegel tower tersebut sampai pihak pemilik tower memberi kompensasi kepada warga terdampak. (Pm)