Sosialisasi Empat Pilar di Desa Trenten Perkuat Nilai Kebangsaan, Kesehatan, dan Kemandirian Pangan

Jatengpress.com, Magelang – Sebagai upaya strategis dalam memperkuat kesadaran kebangsaan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan kesehatan dan kemandirian pangan, anggota Dewan Perwakilan Daerah dari Jawa Tengah, (DPD) RI, Denty Eka Pratiwi, memberikan Sosialisasi Empat Pilar.

Sosialisasi Tahap I, dilaksanakan di Lapangan Desa Trenten, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Sabtu pagi (07/02/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat umum dengan rangkaian program edukatif dan pelayanan sosial.

Dalam paparannya, Denty menjelaskan, Empat Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi utama pembentukan karakter bangsa di tengah arus globalisasi yang berpotensi mengikis jati diri nasional.

Oleh karena itu, sosialisasi nilai-nilai luhur tersebut perlu terus dihidupkan dalam praktik kehidupan sehari-hari agar mampu mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan bermartabat.

Selain penguatan ideologi, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kesehatan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

Masyarakat diajak menerapkan pola hidup sehat melalui konsumsi pangan alami, pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam bahan pangan organik, serta pengelolaan sumber protein yang aman dikonsumsi.

Upaya tersebut dinilai tidak hanya mendukung ketahanan pangan keluarga, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi melalui pengurangan pengeluaran rumah tangga dan peningkatan nilai tambah hasil pertanian skala kecil.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan turut dirangkaikan dengan layanan cek kesehatan gratis dan penyelenggaraan pasar murah guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.

Sementara itu, disampaikan bahwa, masyarakat Desa Trenten berharap edukasi mengenai nutrisi dan konsumsi pangan sehat dapat dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui pelatihan pengolahan bahan pangan lokal menjadi menu bergizi dan menarik bagi anak-anak.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan memberi manfaat menyeluruh baik secara ideologis, kesehatan, maupun ekonomi bagi masyarakat desa. (NIE/han)

Terbaru