Jatengpress.com, Purworejo – Polres Purworejo resmi memulai Operasi Keselamatan Candi 2026. Operasi tersebut akan berlangsung selama selama 14 hari yakni mulai 2 hingga 15 Februari 2026.
Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Wakapolres Purworejo Kompol Nana Edi Sugito mewakili Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra di halaman Mapolres Purworejo pada Senin (2/2/2026). Sebanyak 87 personel gabungan disiagakan untuk mengawal kesuksesan operasi bersandi khusus ini.
Wakapolres Purworejo Kompol Nana Edi Sugito mengungkapkan, operasi tersebut bertujuan untuk memupuk budaya tertib berlalu lintas. “Selain itu, untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Kabupaten Purworejo,” ujarnya Senin (2/2/2026).
Disebutkan, dalam menjalankan Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Purworejo bersinergi dengan lintas sektoral. Yaitu, dengan melibatkan personel dari Kodim 0708 Purworejo, Polisi Militer, Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo, hingga BPBD Kabupaten Purworejo.
Dia menekankan kepada seluruh personel, bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 harus mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif. “Meski didukung oleh penegakan hukum, langkah yang diambil dipastikan tetap bersifat humanis dan edukatif,” pesan dia.
Mengingat, operasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas. “Demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kabupaten Purworejo,” tegas Kompol Nana.
Adapun sejumlah pelanggaran kasat mata yang menjadi sasaran utama dalam operasi ini antara lain, pengendara yang tidak menggunakan helm, melawan arus, bermain ponsel saat berkendara, serta meminimalisir adanya pengendara di bawah umur.
Dia berharap masyarakat tidak hanya tertib saat ada petugas, tetapi benar-benar menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama. “Semoga dapat tercipta situasi kamtibmas yang kondusif di seluruh penjuru wilayah Purworejo,” tandas dia. (han)






