Jatengpress.com, Wonogiri-Rumah BUMN Wonogiri kini pindah di lantai dua Mal Pelayanan Publik (MPP) Nyawiji Wonogiri . Rumah BUMN ini merupakan kolaborasi antara BUMN dengan para pengusaha ekonomi kreatif di Wonogiri. Diketahui, Rumah BUMN Wonogiri sebelumnya berada di wilayah Kecamatan Ngadirojo. Jauh dari area perkotaan, sehingga rumah BUMN terasa mati suri sepi dengan aktivitas UMKM.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno juga mengamini mati surinya Rumah BUMN saat berada di wilayah Kecamatan Ngadirojo. Pemkab Wonogiri bersama BNI kemudian melakukan re-opening Rumah BUMN di lantai dua MPP Nyawiji Wonogiri.
Kini, Pemkab Wonogiri bersama BNI kemudian melakukan re-opening Rumah BUMN ini pada Rabu (28/1). Bupati berharap ke depannya aktivitas di Rumah BUMN makin hidup. Sehingga detak nadi Rumah BUMN bisa terus berlanjut dan mendukung UMKM dan industri kreatif di Kota Sukses. “Dengan perpindahan ini di pusat kota kita harapkan jangkauan masyarakat bisa semakin dekat,” ujar Setyo usai acara peresmian.
Ada sejumlah lapak di Rumah BUMN saat re-opening. Mulai dari yang menjajakan kopi, camilan hingga produk UMKM seperti batik. Ada juga pelatihan membatik yang dilakukan disana. “Ini nanti buka pukul 08.00 WIB, tutup pukul 22.00 WIB. Sampai malam. Saat masyarakat tahu, masyarakat bisa mampir ke Rumah BUMN. Misalnya saat mengurus sesuatu di MPP. Bisa mampir,” kata dia.
Sementara, Pemimpin Wilayah BNI Kantor Wilayah 17 Yogyakarta Ariyanto Soewondi Geni mengatakan dalamendukung pengembangan UMKM dan industri kreatif lokal pihaknya juga akan menggandeng Bea Cukai sehingga produk-produk lokal bisa go internasional sesuai dengan aturan dan menarik.(Pm)







