Jatengpres.com, Pati – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Semarang, mulai Senin (19/1/2026) pagi menerjunkan prajuritnya, untuk membantu menangani korban terdampak banjir di Kabupaten Pati.
Sebagaimana diketahui, bencana banjir melanda wilayah Kabupaten Pati pada Minggu (11/1/2026) akibat meluapnya Sungai Silugonggo, disusul tingginya curah hujan yang mengguyur Kabupaten Pati pada Senin (19/1/2026) hari ini. Sejauh ini, tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir tersebut.
Komandan Pangkalan TNI AL Semarang, Kolonel Marinir Sabprowanto, S.H., M.Sc mengungkapkan, Pangkalan TNI AL Semarang (Lanal Semarang) terus berkomitmen memberikan dukungan maksimal dalam upaya penanganan banjir yang melanda Kabupaten Pati.
Tim diterjunkan ke Desa Kedungpancing, Kecamatan Juwana.
Data Lanal Semarang, banjir tersebut mengakibatkan 215 rumah di desa tersebut terdampak, terdiri dari 258 keluarga dengan jumlah 753 jiwa.
Adapun rumah terendam sebanyak 195 unit, terdiri dari 205 KK dgn jumlah 672 jiwa , dengan ketinggian air di dalam rumah setinggi 10 centimeter hingga 95 centimeter.
Banjir juga merendam satu buah musholla dan satu buah masjid, balai desa, satu gedung sekolah, 6,5 hektar pekarangan dengan ketinggian air 5 centimeter sampai 165 centimeter, 5,5 hektar tambak, serta jalan dan gang desa dengan ketinggian air berkisar 20 centimeter sampai 165 cm.
Selain warga yang bertahan di rumah, sebanyak 22 keluarga harus mengungsi di gedung BUMDES, di gedung PAUD, maupun di rumah evakuasi. Sedangkan 18 keluarga lainnya mengungsi keluar desa, di rumah famili.
Dalam kondisi tersebut Lanal Semarang bersama pemerintah daerah, BPBD, TNI–Polri dan instansi terkait terus mengerahkan personel serta peralatan pendukung untuk terjun langsung ke lokasi, guna membantu warga yang terdampak banjir, seperti pendistribusian bantuan logistik seperti makanan, air bersih, perlengkapan kebutuhan dasar serta obat-obatan.
Adapun kegiatan dukungan dari Lanal Semarang di wilayah banjir tersebut berupa bakti kesehatan dengan mengerahkan Anggota Pos TNI AL Juwana, Pos TNI AL Rembang, Pos TNI AL Banyutowo, dan Puskesmas Juwana di Desa Kedungpancing, Kecamatan Juwana, Pati.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 dengan mengerahkan perahu karet untuk mendukung petugas medis, dalam menyambangi warga yang masih bertahan di rumah mereka yang terendam banjir, guna memberikan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan.
Obat-obatan yang diberikan kepada warga meliputi salep gatal, obat antibiotik, CTM, obat sakit mata, dan obat diare.
Kolonel Marinir Sabprowanto, S.H., M.Sc mengungkapkan, dukungan dari Lanal Semarang ini merupakan bentuk tanggung jawab institusi dalam membantu masyarakat yang terkena musibah.
“Kami akan terus berada di sini hingga kondisi membaik dan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas normalnya,” ujarnya, dalam rilis yang disiarkan melalui Penerangan TNI AL Semarang (Pen Lanal Semarang).

Komandan Lanal Semarang juga menghimbau Masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang, serta tetap waspada terhadap potensi kenaikan tinggi muka air akibat cuaca yang masih tidak menentu.
Melalui aksi kemanusiaan ini, TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan wilayah perairan, TNI AL juga berperan aktif dalam penanganan bencana serta memberikan bantuan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.(CIP)







