Jatengpress.com, Karanganyar– Kabar baik bagi warga perantau asal Kabupaten Karanganyar yang bermukim di wilayah Jabodetabek. Program Mudik Gratis Lebaran 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar dipastikan segera dibuka, dengan penambahan armada bus menjadi 15 unit serta penerapan sistem rolling peserta untuk menjamin pemerataan kesempatan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Karanganyar, Sri Suboko, mengatakan seluruh armada mudik gratis tahun ini disiapkan oleh Pemkab Karanganyar. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Lebaran 2025 yang hanya menyediakan 13 bus.
“Total ada 15 bus dari Pemkab Karanganyar. Tahun lalu 13 bus, tahun ini bertambah dua armada,” ujarnya, Rabu (21/1)
Rencana keberangkatan mudik gratis Lebaran 2026 dijadwalkan pada 16 Maret 2026, dengan titik pemberangkatan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, dan akan dilepas langsung oleh Bupati Karanganyar. Sementara itu, pendaftaran mudik gratis akan dibuka secara daring (online) sekitar dua minggu sebelum Ramadan, dengan prioritas bagi warga Karanganyar yang berdomisili di Jabodetabek.
Di sisi lain, Paguyuban Warga Karanganyar (Pagaranyar) Jabodetabek menegaskan penerapan sistem rolling peserta dalam pelaksanaan mudik gratis tahun 2026. Skema ini diterapkan menyusul keterbatasan kuota dan tingginya jumlah anggota yang terdata.
Sekretaris Jenderal Pagaranyar, Agung Subagyo, mengungkapkan hingga saat ini terdapat sekitar 3.000 warga Karanganyar yang telah terdata dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Pagaranyar. Sementara kapasitas setiap bus hanya berkisar 40 hingga 48 penumpang.
“Dengan anggota sekitar 3.000 orang dan kapasitas per bus hanya 40 sampai 48 peserta, tentu tidak semua bisa terakomodasi. Karena itu, sistem rolling peserta kami terapkan agar kesempatan mudik gratis lebih adil,” kata Agung, Rabu (21/1/2026).
Ia menjelaskan, peserta yang telah mengikuti mudik gratis pada tahun sebelumnya akan diprioritaskan untuk bergantian dengan anggota yang belum pernah ikut. Meski demikian, peserta lama masih memiliki peluang apabila terjadi penambahan armada bus.
Pendataan peserta akan dimatangkan melalui rapat internal Pagaranyar bersama panitia mudik. Basis data KTA Pagaranyar akan menjadi acuan utama, sekaligus dilengkapi pendaftaran peserta baru.
Pendaftaran rencananya dibuka secara bertahap melalui media sosial Pagaranyar, dimulai dengan kuota satu bus terlebih dahulu. Tahap selanjutnya akan menyesuaikan kepastian tambahan armada dari Pemkab Karanganyar maupun dukungan pihak lain.
Dengan tingginya animo warga perantau, Pagaranyar berharap adanya penambahan armada pada mudik gratis 2026, sehingga sistem rolling dapat berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak warga Karanganyar. (Abdul Alim)







