Dua Perempuan Ditemukan Tewas di Patikraja Banyumas, Cucu Korban Diduga Terlibat

Banyumas, Jatengpress.com – Kasus dugaan pembunuhan menggemparkan warga Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jumat (12/6/2026). Dua perempuan ditemukan meninggal dunia di dalam rumah milik salah satu korban dengan kondisi mengenaskan.

Korban diketahui bernama Kartinah (81), warga RT 01 RW 10 Desa Patikraja, serta seorang perempuan lain yang hingga kini masih dalam proses identifikasi dan sementara disebut sebagai Mr X.

Peristiwa tersebut pertama kali terungkap sekitar pukul 07.00 WIB. Sejumlah warga yang merasa curiga melihat lampu rumah korban masih menyala sejak malam hari berinisiatif memeriksa kondisi rumah.

Salah seorang warga kemudian membuka jendela samping rumah dan masuk ke dalam bangunan. Setelah pintu depan berhasil dibuka, beberapa warga lainnya turut masuk untuk memeriksa keadaan penghuni rumah.

Di dalam rumah, warga mendapati Arif Nur Ramadani (24), cucu Kartinah, sedang tertidur di ruang tengah. Saat dibangunkan dan dimintai keterangan, Arif justru diduga berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Dalam upayanya kabur, ia sempat menabrak dua warga yang berada di lokasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban perempuan yang belum diketahui identitasnya ditemukan meninggal dunia di dalam kamar. Korban mengalami sejumlah luka, di antaranya luka tusuk pada bagian dagu, luka sobek di belakang kepala, luka lebam pada tangan kiri, serta ditemukan adanya ikatan pada bagian leher.

Sementara itu, Kartinah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam sumur yang berada di area rumah. Pada tubuh korban ditemukan bekas luka pada leher yang diduga akibat cekikan, luka lebam pada tangan kanan, luka sobek pada pipi kanan, serta pendarahan dari hidung dan telinga.

Petugas Inafis bersama tenaga medis dari Puskesmas Patikraja yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan awal terhadap kedua korban.

Dari penyelidikan sementara, Arif Nur Ramadani diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut. Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan korban perempuan yang belum teridentifikasi diduga memiliki hubungan dekat dengan terduga pelaku.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, kedua jenazah telah dievakuasi ke RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto guna menjalani autopsi. Polisi masih mendalami motif kejadian serta memburu keberadaan Arif Nur Ramadani yang diduga melarikan diri setelah kejadian terungkap.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan keterangan resmi terkait penetapan tersangka dalam kasus tersebut.