Jatengpress.com, Magelang – Polresta Magelang telah mengungkap identitas mayat perempuan yang ditemukan di kebun samping mini market Tegalrejo, Magelang.
Mayat (bukan mayat bayi, seperti dalam berita sebelumnya -Red) itu diketahui adalah SP (41), warga Desa Kebonagung, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang.
Kasat Reskrim Polresta Magelang AKP La Ode Arwansyah mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki penyebab pasti kematian korban.
Kepolisian telah menghubungi keluarga korban dan berencana untuk segera memakamkan jenazah korban di desa asalnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP) dan hasil visum sementara, diduga korban meninggal dunia akibat terjatuh dari lantai 4 mini market.
“Saat terjatuh dari ketinggian sekitar 14 meter dan tidak ada yang mengetahui sehingga korban tidak tertolong,” kata La Ode, Jumat (13/03/2026).
Sebelum ditemukan meninggal dunia, kata La Ode, korban sempat diamankan oleh karyawan toserba pada Minggu (08/03/2026). Penyebabnya, korban dicurigai mengambil sejumlah sembako di toko.
Kecurigaan berawal ketika korban membawa keranjang berisi sembako lewat di depan kasir tanpa membayar. Karyawan mengikutinya sampai area kamar mandi di basecamp mini market.
Ketika keluar dari kamar mandi, barang-barang sembako yang semula di dalam keranjang telah dimasukkan dalam tas milik korban.
Korban sempat dibawa ke kantor mini market untuk dimintai keterangan, namun dia melawan dan merusak pintu kaca.
Karyawan lalu mengamankan korban ke lantai 4 gedung mini market. Usai berbuka puasa, karyawan mengecek ke lantai 4, namun korban sudah tidak ada di lokasi. Diduga korban berhasil kabur.
Dalam berita sebelumnya, sesosok mayat perempuan ditemukan di lahan milik warga Dusun Krajan, Desa Tegalrejo, Magelang, sekitar pukul 17.15 WIB.
Kapolsek Tegalrejo, AKP Zubaidah, mengatakan, temuan itu pertama kali dilaporkan warga ke petugas piket SPKT Polsek Tegalrejo.
Mayat itu tergeletak di semak-semak rumput tepat di sisi dinding bangunan toko serba ada.
Awalnya, ada warga lagi memperbaiki kandang ayam di dekat rumahnya dan mencium bau tidak sedap yang diduga berasal dari arah kebun.
Karena curiga, warga tadi mengajak warga lain untuk mencari sumber bau menyengat tadi. Kemudian keduanya menemukan mayat korban teronggok di rerumputan.
Merespon laporan warga, polisi segera meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Meminta keterangan para saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Muntilan. (TB)






