Jatengpress.com, Semarang – Kapolrestabes Semarang, Kombes M Syahduddi SIK MSi mengajak masyarakat untuk menjaga kondusifitas selama bulan Ramadan.
Oleh karena itu, Polrestabes Semarang mengimbau warga untuk menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu Kamtibmas selama bulan Ramadan.
Sejumlah aktivitas seperti sahur on the road, konvoi, balapan liar, hingga menyalakan petasan, menurut Kapolrestabes, berpotensi mengganggu ketertiban umum. Oleh karena itu, polisi akan mendindak tegas jika ada warga yang melakukan hal tersebut.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan memanfaatkan layanan yang telah disediakan. Dengan kerja sama yang baik, suasana Ramadan hingga Idulfitri di Kota Semarang dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh ketenangan,” ungkapnya, Senin (23/2/2026).
Ia mengimbau generasi muda mengisi Ramadan dengan kegiatan positif dan menjauhi aktivitas yang berisiko menimbulkan konflik.

PATROLI : Petugas kepolisian Polrestabes Semarang saat melaksanakan patroli Ramadan, Minggu (22/2/2026) dinihari, guna mencegah aktivitas masyarakat yang mengganggu Kamtibmas, seperti sahur on the road, balapan liar, menyalakan petasan, hingga konvoi. Foto : ist
Pengawasan terhadap penggunaan petasan juga diperketat, mengingat pengalaman tahun sebelumnya yang menimbulkan korban luka dan gangguan kamtibmas.
Seluruh Kapolsek jajaran diperintahkan mengintensifkan sosialisasi dan langkah pencegahan di wilayah masing-masing.
Untuk menjamin keamanan hingga Idulfitri, kepolisian meningkatkan patroli di permukiman guna mengantisipasi pencurian rumah kosong saat tarawih serta potensi gangguan lainnya. Masyarakat juga didorong memanfaatkan aplikasi Libas melalui fitur laporan darurat atau SOS agar respons petugas dapat dilakukan secara cepat.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat, menurutnya, menjadi kunci agar suasana Ramadan di Kota Semarang berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (CIP)






