51 Gerai KDKMP di Magelang Raya Resmi Beroperasi, Target 258 Titik Rampung Agustus

Jatengpress.com, Magelang – Danrem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono mengatakan, program KDKMP di wilayah DIY dan Kedu menunjukkan perkembangan signifikan.

“Saat ini, sekitar 2.000 koperasi tengah berproses, dengan 464 di antaranya telah mencapai tahap penyelesaian 100 persen,” katanya.

Sebanyak 51 gerai KDKMP di wilayah Magelang Raya diresmikan serentak secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Peresmian dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jumat (16/05).

Di wilayah Magelang, peresmian lewat video conference di Desa Pancuranmas, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang dan Kelurahan Wates, Kota Magelang.

Peresmian tersebut menjadi bagian dari percepatan pembentukan koperasi desa berbasis ekonomi kerakyatan yang digagas pemerintah pusat.

Yuniar menyebut, di Magelang ada 51 titik dan Purworejo 52 titik sudah siap berjalan. Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur pemerintah daerah, DPRD, TNI-Polri, dan masyarakat desa yang telah mendukung, terutama dalam penyediaan lahan dan percepatan pembangunan.

Keberadaan KDKMP (Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih, diharapkan bisa menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat desa sesuai semangat Pasal 33 UUD 1945, yakni ekonomi yang dikelola untuk kesejahteraan rakyat.

Pendampingan terhadap koperasi tidak berhenti pada tahap pembangunan fisik semata, namun juga terkait penguatan pengurus dan keberlanjutan usaha koperasi agar mampu berjalan secara mandiri di desa.

“Pendampingan akan terus dilakukan, baik terhadap progres pembangunan yang belum selesai maupun terhadap pengelolaan koperasi agar benar-benar berjalan baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Yuniar juga mendorong setiap koperasi menggali potensi unggulan di wilayah masing-masing agar memiliki identitas dan daya saing tersendiri. Konsep keunggulan komparatif desa, menurutnya, menjadi kunci agar koperasi mampu berkembang dan memperluas pasar produk lokal.

“Setiap daerah pasti punya local wisdom dan produk unggulan. Seperti di sini ada cobek khas yang nanti bisa dikembangkan. Daerah lain juga punya keunggulan masing-masing yang menjadi pembeda antar koperasi,” jelasnya.

Dandim 0705/Magelang, Letkol Inf Afrizal Rahman mengatakan seluruh gerai yang diresmikan saat ini siap beroperasi untuk melayani kebutuhan masyarakat. Mayoritas gerai bergerak di sektor pangan dan perdagangan kebutuhan pokok.

“Rata-rata bergerak untuk pelayanan masyarakat, dari jual beli kebutuhan pokok dan pangan. Distribusi barang juga sudah mendapat dukungan dari Bulog maupun Agrinas,” kata Afrizal.

Dia menyebut target pembangunan KDKMP di Kabupaten dan Kota Magelang mencapai 258 titik. Saat ini, 106 gerai telah selesai dibangun dan siap operasional, sedang 152 titik yang lain masih dalam proses pengerjaan.

“Target paling akhir Agustus seluruh titik selesai. Tapi kalau memungkinkan, Juli sudah bisa rampung semuanya,” ungkapnya.

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji mengapresiasi atas percepatan pembangunan gerai KDKMP yang dimotori Kodim 0705/Magelang. Dia berharap, KDKMP dapat menjadi penggerak ekonomi desa berbasis potensi lokal masyarakat.

“Kami dari Pemda menyambut positif dan mengucapkan terima kasih kepada Pak Dandim yang telah memotori pembangunan koperasi desa ini,” ujarnya.

Grengseng mengimbau para pengelola koperasi memanfaatkan gerai yang telah dibangun secara optimal dengan menggali potensi unggulan desa masing-masing.

“Harapannya nanti terwujud pembangunan desa berbasis keunggulan komparatif di tiap desa,” katanya.

Di sisi lain, dia mengakui masih ada kendala di sejumlah desa, terutama terkait ketersediaan lahan dan lokasi strategis untuk pembangunan gerai koperasi.

“Ada beberapa desa belum memiliki tempat. Nanti akan kami kolaborasikan sambil menunggu kebijakan dari pusat maupun Kementerian Koperasi, apakah memungkinkan bergabung dengan desa lain atau menggunakan skema lainnya,” tandasnya. (TB)