Jatengpress.com, Magelang – Pasar Murah dan Bazar UMKM di Alun-alun Kota Magelang, Rabu (11/03/2026) diserbu warga. Mereka memadati stan penjualan aneka kebutuhan sehari-hari dan menjelang lebaran
Kurniasih, warga Jurangombo, mengaku sengaja datang lebih awal untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari dan menjelang Lebaran. Ia membeli telur, minyak goreng dan beberapa potong pakaian.
“Kalau di sini harganya lebih murah daripada di pasar. Jadi lumayan untuk beli kebutuhan rumah tangga, untuk masak buka puasa, dan baju lebaran,” ujarnya.
Ia menyebut, harga telur Rp26.000 per kilogram, di pasaran mencapai Rp29.000 – Rp30.000 per kilogram. Begitu juga minyak goreng, di pasar murah berkisar Rp15.000 per liter, sementara di luar Rp20.000 per liter.
Pasar Murah dibuka oleh Wali Kota Magelang Damar Prasetyono. Turut hadir, Ketua TPP Kota Magelang Nanik Yunianti dan sejumlah kepala perangkat daerah setempat.
Damar berujar, penyelenggaraan Pasar Murah dan Bazar UMKM menjadi salah satu langkah pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
“Menjelang lebaran permintaan bahan kebutuhan pokok masyarakat biasanya meningkat, sehingga berpotensi mempengaruhi harga di pasaran. Maka, ini upaya kami menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” terang Damar.
Damar mengajak masyarakat memanfaatkan kegiatan tersebut secara bijak dengan berbelanja. Masyarakat yang datang tidak hanya dari Kota Magelang tetapi juga luar daerah.
“Harapan kami kegiatan ini rutin digelar, kalau perlu setahun dua kali. Kami ingin membantu masyarakat. Terutama menjelang lebaran, mereka bisa menyambutnya dengan suka cita,” tuturnya.
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Mikro (DPPKUM) Kota Magelang, Syaifullah, menambahkan kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-1120 Kota Magelang.
Selain pasar murah yang berlangsung pukul 09.00–18.00 WIB, juga digelar Bazar UMKM pada pukul 15.00–22.00 WIB.
“Berbagai produk ditawarkan kepada masyarakat, mulai dari sembako murah, pakaian dan produk konveksi, hingga berbagai komoditas kebutuhan rumah tangga dengan harga promo.”
Pasar Murah diikuti berbagai pihak, seperti organisasi wanita seperti TP PKK, Dharma Wanita, IWAPI, GOW, Bhayangkari, dan Restuwati.
Juga melibatkan Dinas Pertanian dan Pangan dengan program Gerakan Pangan Murah, BUMD, Bulog, Kodim 0705, serta IKM Centre Kota Magelang dan sejumlah pelaku usaha/ritel modern. (TB)







