Sebagian KDKMP Kabupaten Magelang Dibangun di Lahan Sawah Dilindungi

Jatengress.com, Magelang – Sebanyak 243 unit gerai dari 372 Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magelang sedang dalam proses pengerjaan.

“Dua belas unit telah selesai seratus persen,” kata Bupati Magelang Grengseng Pamuji.

Disebutkan, seluruh pembangunan fisik KDKMP di Kabupaten Magelang digarap oleh Kodim 0705/Magelang.

“Alhamdulillah Kabupaten Magelang saat ini masuk 15 besar nasional dalam progres pembangunan KDKMP. Ini berkat kerja sama semua pihak,” imbuh Bupati Grengseng.

Secara kelembagaan, seluruh koperasi tersebut telah berbadan hukum dan sebagian masih dalam tahap rintisan. Potensi UMKM, pertanian, dan kerajinan desa akan diintegrasikan melalui KDKMP.

Dia menyebut adanya tantangan terkait pembangunan unit gerai KDKMP. Yakni, hampir 200 koperasi menempati lahan berstatus Lahan Sawah Dilindungi (LSD) atau Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). 

Saat ini, Pemkab Magelang tengah memfasilitasi proses pelepasan lahan sesuai ketentuan ke kementerian terkait agar program tetap berjalan sesuai regulasi.

Selasa (17/02), Staf Khusus Menteri Koperasi RI, Ambar Pertiwiningrum, meninjau progres pembangunan Gerai KDKMP di Desa Pancuranmas, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Ambar menyampaikan, pemerintah pusat menargetkan sekitar 30 ribu KDKMP yang memenuhi standar ideal akan diluncurkan Presiden pada Maret atau April mendatang.

Standar dimaksud mencakup lahan berstatus clear and clean seluas kurang lebih 1.000 meter persegi, bangunan 20 x 30 meter, serta fasilitas pendukung yang lengkap.

“Nantinya seluruh Indonesia bentuknya akan seperti ini. Ada klinik bekerja sama dengan puskesmas dan posyandu, gerai sembako dengan Bulog, layanan Pos Indonesia, apotek, unit simpan pinjam, hingga penyaluran gas,” jelasnya.

Ambar menegaskan, KDKMP tidak akan mematikan warung kecil di sekitarnya. Sebaliknya, warung didorong menjadi anggota koperasi agar mendapat akses permodalan untuk pengembangan usaha produktif.

“Unit simpan pinjam bukan untuk konsumtif, tetapi untuk penguatan usaha masyarakat,” tegasnya.

Komandan Kodim 0705/Magelang, Letkol Afrizal, menegaskan komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan.

“Kami membangun secara bertahap dan memastikan lahan yang digunakan benar-benar clean and clear. Targetnya seluruh titik bisa terealisasi sesuai ketentuan,” katanya.

Peninjauan di Pancuranmas diharapkan menjadi motivasi percepatan penyelesaian unit lainnya, sekaligus memperkuat komitmen membangun koperasi modern, produktif, dan berdaya saing guna mengangkat potensi ekonomi masyarakat desa. (TB)