Jatengpress.com, Magelang – Gelaran “Magelang Tempo Doeloe” (MTD) kembali hadir menyapa masyarakat di alun-alun Kota Magelang.
Mengusung tema “Sang Legenda”, sebagai rangkaian peringatan hari jadi ke-1.120 Kota Magelang, event ini buka selama 3 hari (5-7 Juni 2026).
MTD selalu sukses menghadirkan atmosfer masa lalu dalam kemasan edukatif dan menghibur.
Beragam suguhan menarik tersedia, mulai dari pameran benda antik, angkutan lawas, galeri foto bersejarah, hingga kuliner tradisional yang menggugah selera.
Wakil Wali Kota Magelang, dr. Sri Harso, menyebut tema MTD tahun ini memiliki makna mendalam terkait upaya menjaga jati diri kota di tengah arus modernisasi.
Legenda bukan hanya tentang tokoh atau peristiwa besar, melainkan tentang keteladanan, semangat perjuangan, dan warisan nilai yang terus hidup melampaui zamannya.
“Ini sarana pembelajaran hidup agar Kota Magelang terus maju dan berdaya saing tanpa kehilangan akar budayanya,” ujar Sri Harso, saat membuka MTD, Jumat (05/06/2026) malam.
Kepala Disporapar Kota Magelang, Imam Baihaqi, menjelaskan, MTD tak sekadar ajang nostalgia. Karena diproyeksikan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.
Yakni, meningkatkan kunjungan wisatawan dan memberi wadah apresiasi bagi pelaku seni budaya lokal.
Pada satu sisi, ingin membangun pemahaman sejarah yang membangkitkan kebanggaan warga akan warisan budayanya sendiri.
Selain pameran, juga ada pertunjukan seni, fragmen perjuangan, bincang sejarah, hingga jelajah sepeda tua dan city tour heritage.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari instansi pemerintah, BUMD, komunitas hobi, hingga kolektor barang antik.
Seluruh rangkaian acara terbuka bagi masyarakat umum mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB. (TB)





