Jatengpress.com, Magelang – Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, menyebut kondisi dunia sekarang ini sedang tidak bagus. Carut marut, banyak peperangan, banyak konflik.
Karena itu, dia berharap kepada para pemimpin se dunia harus benar-benar mencegah agar jangan sampai makin memburuk. Namun, sebaliknya harus semakin baik.
Di Indonesia, juga sama. Oleh sebab itu, dia mengajak semua pihak untuk dapat menciptakan suasana yang tenang dan damai.
“Bukan hanya Presiden Prabowo atau pemerintah, gubernur, wali kota, tetapi semua kalangan masyarakat.. jadilah bagian dari solusi. Jadilah bagian yang membikin suasana damai, rukun dan persaudaraan,” ajaknya, di Magelang, Sabtu (09/05/2026).
SBY (sapaan akrab Susilo Bambang Yudhoyono) mengatakan itu di depan awak media, usai menyaksikan Distoria Band Competition 2026 se Jateng-DIY, di GOR Samapta Kota Magelang.
Festival band antarpelajar SMP-SMA itu diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Kota Magelang. Didukung oleh ikatan alumni Smansa Tama, serta SBY Art Community.
Kepala SMA Negeri 1 Kota Magelang, Aiskah, mengatakan, kompetisi diikuti 20 band pelajar dari bergagai kota di Jateng dan DIY.
“Festival ini bertujuan untuk membuka ruang bagi generasi muda, khususnya para pelajar untuk bisa mengungkapkan kompetisinya di bidang seni,” jelasnya.
Mantan orang nomor satu di RI ini suka dengan event-event seperti ini. Karena kegiatan kesenian dan juga olah raga, dapat menghadirkan keteduhan di masyarakat.
“Seni bisa mengekspresikan banyak hal. Saya sendiri menyukai seni, saya aktif di dunia seni musik, dunia seni lukis,” ujar SBY.
Dia menyimpulkan, festival band antar pelajar SMP-SMA itu bagus. Sehingga dirinya mendukung dan memberikan apresiasi. “Ini tidak ada kaitannya dengan politik. Tetapi ini betul-betul ajang budaya,” tandasnya.
Di event itu, SBY mengaku mendapat energinya, semangatnya dan anak-anak muda yang tampil dengan gaya masa kini dan lagu-lagu kekinian.
“Saya melihat sesuatu dari kebaikannya. Kekurangannya pasti ada. Saya tahu, mereka berusaha tampil sebaik mungkin,” katanya. (TB)




