Yuk Ikuti Lomba Menulis Esai Tentang Salat, Berhadiah Rp12,5 juta

Semarang, Jatengpress.com – Ramadhan selalu menghadirkan ruang hening untuk kembali merenungi makna ibadah. Di bulan penuh berkah inilah Satupena Jawa Tengah bersama Rumah Sakit Baitul Hikmah Kendal mengajak masyarakat Indonesia menuliskan pengalaman dan perenungan terdalamnya tentang salat melalui Lomba Menulis Esai bertema “Salat”. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp12,5 juta, dan kesempatan ini terbuka bagi siapa saja, dari berbagai daerah dan latar belakang.

Ketua Umum Satupena Jawa Tengah, Gunoto Saparie, menyampaikan bahwa salat bukan sekadar rutinitas yang ditunaikan lima waktu. Di balik setiap gerakan dan doa, tersimpan kekuatan besar yang membentuk karakter, menenangkan jiwa, dan menguatkan langkah hidup. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang sering melelahkan batin, salat kerap menjadi tempat kembali—ruang sunyi tempat manusia berdialog langsung dengan Sang Pencipta.

Menurutnya, pengalaman spiritual seperti itu sayang jika hanya disimpan sendiri. Tradisi menulis dapat menjadi jembatan untuk berbagi cahaya kebaikan. “Melalui tulisan, refleksi pribadi bisa menjelma inspirasi bagi banyak orang,” ujarnya. Setiap orang memiliki kisah unik tentang bagaimana salat meneguhkan hati, menyelamatkan dari keputusasaan, atau menjadi sumber kekuatan di masa sulit.

Senada dengan itu, Komisaris Rumah Sakit Baitul Hikmah Kendal, Hj. Siti Qomariyah, menuturkan bahwa kesehatan sejati tidak hanya menyangkut fisik, tetapi juga ketenangan rohani. Sebagai institusi pelayanan kesehatan, pihaknya memandang penting menghadirkan ruang literasi yang mengangkat nilai-nilai spiritual Islam. Lomba ini diharapkan menjadi wadah refleksi sekaligus penguat kesadaran bahwa salat berdampak luas—bagi kehidupan pribadi, hubungan sosial, bahkan kesehatan jasmani dan batin.

Panitia menetapkan tema besar “Salat” dengan beragam subtema yang bisa dipilih, seperti salat sebagai doa, sumber inspirasi, penyejuk jiwa, wasilah pertolongan Allah, hingga salat sebagai amal pertama yang dihisab. Peserta bebas menentukan judul selama tetap relevan dengan tema, dengan panjang tulisan minimal 750 kata.

Naskah dalam format Word atau PDF dapat dikirimkan paling lambat 4 Maret 2026 melalui email gunotosaparie@ymail.com atau WhatsApp 085647009579. Para pemenang akan diumumkan pada 11 Maret 2026. Tak hanya itu, karya-karya terbaik bersama esai rekomendasi dewan juri direncanakan untuk dibukukan agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak pembaca.

Ramadan adalah waktu yang tepat untuk menulis dengan hati. Bagi para penulis, pegiat literasi, mahasiswa, santri, tenaga kesehatan, maupun masyarakat umum—ini saatnya menghadirkan makna salat dalam untaian kata. Siapa tahu, dari satu esai yang lahir dengan ketulusan, akan tumbuh inspirasi yang menenangkan banyak jiwa.