Jatengpress.com, Borobudur – Atraksi pertunjukan spektakuler Barongsai dan Liong memeriahkan perayaan Imlek di Candi Prambanan dan Candi Borobudur, Selasa (17/02/2026) lusa.
Direktur Komersial InJourney Destination Management (IDM), Gistang Panutur, menyampaikan, Barongsai dari Paguyuban Barongsari Naga Winongo akan tampil di Prambanan.
“Sementara Barongsai dari Paguyuban Panbers Jogja akan menghibur para pengunjung di Candi Borobudur,” kata Gistang Panutur, Minggu (15/02/2026).
Dia menambahkan, perayaan Imlek di candi tahun ini dirancang untuk menjadi destinasi liburan yang inklusif dan
menggembirakan semua kalangan.
Gistang menyebut imlek di candi bukan sekadar perayaan pergantian tahun, tetapi momentum akulturasi budaya. Nilai harmonisasi hidup melalui tradisi yang kita jaga.
IDM ingin memastikan, tiap pengunjung, baik keluarga maupun individu, dapat merasakan energi positif ‘Tahun Kuda’ ini melalui pengalaman yang seru, mendalam, dan tak terlupakan.
“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk merayakan keberagaman dan memanjatkan harapan terbaik mereka di tengah keagungan warisan dunia ini,” jelasnya.
Menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, IDM menghadirkan perpaduan harmonis antara kemegahan warisan sejarah dan kekayaan tradisi Tionghoa melalui aktivasi #ImlekdiCandi.
Semangat Tahun Kuda Api dihadirkan dengan menyiapkan agenda istimewa di Taman Wisata Candi Borobudur dan Taman Wisata Candi Prambanan.
Atraksi khas Imlek ini dihadirkan tidak hanya untuk menghibur wisatawan, tapi juga sebagai bentuk penghormatan dan pengenalan salah satu tradisi yang ada di masyarakat Indonesia.
Pertunjukan ini akan diiringi tabuhan drum dan simbal yang bergemuruh, sebuah dentum tradisi yang dipercaya ampuh untuk mengusir nasib buruk dan menandai awal babak baru yang bersih dan penuh semangat.
Imlek di Candi menghadirkan Wishing Wall Installation di Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Pengunjung diajak menorehkan doa dan harapan yang tersirat di kartu harapan.
“Kartu-kartu itu menjadi simbolisasi visual dari aspirasi akan cinta, kesehatan, kebahagiaan, dan keberuntungan yang ingin dicapai di tahun yang baru, selaras dengan filosofi candi sebagai tempat peribadatan dan perenungan,” tutur Gistang.
Kemeriahan #ImlekdiCandi juga akan memberikan kesempatan istimewa bagi pengunjung yang sudah membeli tiket early bird pada 5–11 Februari 2026. Yakni, berkesempatan untuk memetik Angpao di pohon keberuntungan yang disediakan di destinasi.
“Sensasi memetik keberuntungan ini diharapkan dapat menambah keceriaan liburan Imlek di Candi,” tukas Gistang. (TB)




