Jatengpress.com, Temanggung – Bupati Temanggung, Agus Setyawan, terpilih sebagai salah satu nominator dalam Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Tahun 2026.
Pria yang akrab disapa Agus Gondrong ini menjadi satu dari 10 kepala daerah yang lolos ke babak presentasi, yang merupakan tahap akhir metode penilaian penghargaan tersebut.
Pengumuman nominasi digelar PWI Pusat tepat saat perayaan malam Tahun Baru 2026 kemarin.
Adapun 10 kepala daerah yang masuk nominasi terdiri atas 3 wali kota dan 7 bupati. Tiga wali kota dimaksud adalah Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Wali Kota Samarinda Andi Harun, dan Wali Kota Mataram Mohan Roliskan.
Untuk 7 bupati ad Bupati Lampung Utara Harmartoni Ahadis, Bupati Temanggung Agus Setiawan, Bupati Manggarai Heribertus Geradus Laju Nabit, Bupati Blora Arief Rohman, Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita, Bupati Manokwari Hermus Indou, serta Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis.
Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, menyebut penetapan 10 nominasi itu didasarkan hasil penilaian Dewan Juri Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026.
Dewan Juri terdiri atas 5 tokoh dari kalangan pers dan seni budaya, yakni Dr. Nungki Kusumastuti, Agus Dermawan T, Sudjiwo Tejo, Akhmad Munir, dan Yusuf Susilo Hartono.
Penilaian meliputi penguasaan materi, gaya dan teknik presentasi, serta kelengkapan sarana pendukung. Kepala daerah boleh membawa rombongan, namun tidak diperkenankan membantu presentasi,” kata Yusuf.
Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 mengangkat tema Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan Berbasis Media dan Pers.
Dewan juri, kata Yusuf, menaruh perhatian pada aspek inovasi program kebudayaan serta dampaknya bagi masyarakat, baik di tingkat lokal, nasional, hingga global.
Dia mengatakan, penilaian diawali pencermatan mendalam atas proposal yang diajukan. Berkas proposal yang dinilai sangat komprehensif, dari video, dokumen pokok pemajuan kebudayaan daerah, peraturan daerah, tautan pemberitaan, hingga dokumentasi foto. Totalnya bisa mencapai puluhan hingga ratusan halaman.
“Guna memastikan kebenaran dan dampak nyata dari program kebudayaan yang diajukan, para kepala daerah diundang melakukan presentasi langsung di PWI Pusat. Presentasi dijadwalkan berlangsung pada 8–9 Januari 2026 mendatang,” jelasnya.
Perlu diketahui, Anugerah Kebudayaan PWI Pusat telah diselenggarakan sejak Hari Pers Nasional 2016 di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sejumlah kepala daerah penerima penghargaan pada tahun-tahun sebelumnya antara lain Dedi Mulyadi, Abdullah Azwar Anas, dan Eri Cahyadi.
Pada tahun ke-10 penyelenggaraannya, PWI Pusat juga menambahkan kategori rintisan “Wartawan dan Komunitas” untuk mengapresiasi kiprah jurnalis dan komunitas seni budaya yang berkontribusi secara berkelanjutan.
“Puncak penganugerahan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 akan dilaksanakan pada peringatan Hari Pers Nasional di Banten, 9 Februari 2026,” pungkasnya. (TB)







