Semangat HUT ke-75, IBI Karanganyar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat

KARANGANYAR, Jatengpress.com — Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Karanganyar menggelar berbagai kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) IBI ke-75 tahun 2026. Mengusung tema “One Million More Midwives”, kegiatan tersebut menjadi bentuk pengabdian bidan dalam memperkuat layanan kesehatan primer bagi masyarakat.

Ketua IBI Cabang Karanganyar, Dwi Suryanti Wahyuningsih, SKM., S.Tr.Keb., Bdn., M.Tr.Keb., mengatakan rangkaian kegiatan HUT IBI diisi dengan bakti sosial kesehatan yang dipusatkan di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Sri Sugiyartiningsih di wilayah Tawangmangu.

“Pada HUT IBI ke-75 ini kami mengadakan bakti sosial di TPMB wilayah Tawangmangu. Kegiatannya meliputi pemeriksaan IVA dengan HPV DNA, imunisasi dasar, pemasangan KB IUD dan KB implan,” ujarnya, Minggu (17/5).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 66 peserta mengikuti pemeriksaan IVA dan HP DNA. Selain itu, 45 anak mendapatkan layanan imunisasi dasar. Pelayanan keluarga berencana juga mendapat antusiasme masyarakat dengan rincian 24 akseptor pemasangan IUD dan 34 akseptor pemasangan implan.

Menurut Dwi Suryanti Wahyuningsih, seluruh layanan diberikan secara gratis kepada masyarakat dengan dukungan berbagai pihak, di antaranya Puskesmas Tawangmangu dan DP3APPKB Kabupaten Karanganyar.

“Semua layanan gratis. Untuk imunisasi kami bekerja sama dengan Puskesmas Tawangmangu terkait penyediaan vaksin. Sedangkan untuk akseptor KB ada dukungan dari Dinas KB berupa uang saku bagi peserta pemasangan IUD dan implan,” katanya.

Ia menambahkan, peringatan HUT IBI tahun ini juga diisi kegiatan anjangsana kepada bidan senior serta penghormatan kepada bidan yang telah wafat sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka di dunia kesehatan.

Saat ini, IBI Karanganyar memiliki sekitar 1.030 anggota yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Karanganyar dan terbagi dalam lima ranting organisasi.

“Harapan kami ke depan, para bidan semakin meningkatkan profesionalitasnya. Organisasi IBI di Karanganyar juga harus semakin maju dan kompak,” ungkapnya.

Menurutnya, tantangan profesi bidan saat ini semakin kompleks seiring perkembangan ilmu kesehatan dan munculnya berbagai penyakit baru. Karena itu, bidan dituntut terus memperbarui kompetensi dan pengetahuan.

“Ilmu kesehatan terus berkembang. Bidan harus selalu meng-update pengetahuan agar mampu mengikuti perkembangan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Penasihat IBI Karanganyar, Ismu Pratiwi,S.keb.Bdn menyampaikan IBI Karanganyar juga berkolaborasi dengan Milad Aisyiyah ke-109 melalui pelayanan KB MKJP gratis di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar pada Kamis (30/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pengurus IBI Jawa Tengah dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah.

“Ada kolaborasi pelayanan KB MKJP gratis bersama Aisyiyah di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar,” ujar Ismu Pratiwi. (Abdul Alim)