KARANGANYAR, Jatengpress.com— Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) PT UMUKA menggelar kegiatan sosial bertajuk “HIPMI Berbagi Kebahagiaan” dengan melibatkan lebih dari 100 anak yatim piatu. Kegiatan yang dikerjasamakan BPC HIPMI Karanganyar, dan pemerintah daerah itu berlangsung di Ruang Anthurium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (3/4/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Kurniadi Maulato, yang hadir mewakili Bupati, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menilai kegiatan yang diinisiasi kalangan pengusaha muda ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus memberikan motivasi bagi anak-anak.
“Kegiatan berbagi kebahagiaan ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang luar biasa, yang diharapkan dapat memberikan kebahagiaan serta semangat baru bagi adik-adik kita,” ujarnya dalam sambutan.
Pemerintah Kabupaten Karanganyar, lanjutnya, mendukung berbagai program sosial yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat solidaritas sosial.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan juga diisi dengan hiburan edukatif guna menghadirkan suasana ceria bagi para peserta. Sejumlah pejabat daerah dan perwakilan HIPMI turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Ketua panitia, Muhammad Ardiansah, menjelaskan kegiatan ini merupakan kolaborasi antara HIPMI Perguruan Tinggi Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA), BPC HIPMI Karanganyar, dan pemerintah daerah.
“HIPMI PT UMUKA mengadakan kegiatan berbagi kebahagiaan bersama 100 anak yatim piatu di Karanganyar. Kegiatan ini bersinergi dengan BPC HIPMI Karanganyar serta pemerintah daerah,” katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi agenda perdana yang digagas HIPMI PT UMUKA sebagai bentuk kepedulian sosial mahasiswa sekaligus upaya mempererat sinergi organisasi kewirausahaan di tingkat kampus dan daerah.
Ardiansah menambahkan, selain kegiatan sosial, pihaknya juga aktif menjalankan program pengembangan kewirausahaan mahasiswa melalui forum mentoring bisnis. Program ini melibatkan mentor dari BPC HIPMI dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan.
“Teman-teman mahasiswa mengikuti forum mentoring bisnis yang bekerja sama dengan BPC HIPMI dan Kadin sebagai mentor usaha,” jelasnya.
Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan mampu membangun pola pikir kewirausahaan sejak dini dan mulai merintis usaha sebelum lulus kuliah.
“Harapannya sebelum lulus, teman-teman mahasiswa sudah memiliki usaha dan menjadi wirausahawan,” tandasnya. (Abdul Alim)




