KARANGANYAR, Jatengpress.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Karanganyar resmi meluncurkan program bakti sosial bertajuk Dapur Marhaen dan Cek Kesehatan Gratis pada Jumat, 10 April 2026. Kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor DPC PDI Perjuangan Karanganyar ini direncanakan menjadi agenda rutin yang menyasar masyarakat luas secara berkala.
Ketua DPC PDI Perjuangan Karanganyar, Rober Christanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran nyata partai di tengah masyarakat. Meski sebelumnya telah dilakukan uji coba sebanyak dua kali, hari ini menandai peluncuran resmi program tersebut yang nantinya akan dilaksanakan setiap tanggal 10.
“Pagi hari ini kita mengadakan cek kesehatan gratis dan Dapur Marhaen setiap tanggal 10. Hari ini launching pertama kali. Kemarin sudah mencoba dua kali, kami sudah coba hari ini launching untuk pertama kali,” ujar Rober di sela-sela kegiatan.
Dalam pelaksanaannya, panitia menerjunkan dua regu tim kesehatan dari Baznas yang memberikan berbagai layanan medis secara cuma-cuma. Layanan tersebut meliputi pengecekan tensi, tes darah, hingga IVA test bagi kaum perempuan. Selain pemeriksaan fisik, warga juga diberikan kesempatan untuk melakukan konsultasi langsung dengan dokter yang bersiaga di lokasi.
Rober menegaskan bahwa program ini tidak akan berhenti di satu titik saja. Ke depannya, tim akan bergerak secara mobile untuk menjangkau warga di berbagai wilayah di Kabupaten Karanganyar guna memberikan jaminan fasilitas kesehatan yang lebih merata.
“Terus kemudian nanti di setiap tanggal 10 kami akan muter, bergeser-bergeser bakti mengadakan kegiatan cek kesehatan gratis dan Dapur Marhaen. Pokoknya kami memberikan jaminan kepada masyarakat, kami akan mendekat kepada masyarakat, menjamin bahwa kami hadir di tengah-tengah warga,” tuturnya.
Selain layanan medis, daya tarik utama kegiatan ini adalah Dapur Marhaen. Konsep dapur umum gotong royong ini menyediakan paket makanan bergizi secara gratis bagi warga yang hadir. Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, apalagi pihak penyelenggara memastikan tidak ada batasan kuota bagi warga yang ingin memeriksakan kesehatan maupun menikmati hidangan yang disediakan.
“Tidak dibatasi. Begitu, oke ya?” tegas Rober saat dikonfirmasi mengenai batasan jumlah peserta yang dilayani.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran struktural dan fungsional partai, serta anggota Fraksi PDI Perjuangan. Melalui aksi sosial ini, partai berlambang banteng moncong putih tersebut berharap dapat membantu mendeteksi dini kondisi kesehatan warga dan memberikan pendampingan medis berkelanjutan jika ditemukan warga yang mengidap penyakit tertentu. (Abdul Alim)






