SOLO, Jatengpress.com— Hujan deras yang mengguyur wilayah Surakarta tidak menyurutkan semangat para pemuda Kampung Keprabon Lor untuk berbagi di bulan suci Ramadhan.
Belasan remaja kampung di RW 4, Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari itu tetap turun ke jalan membagikan makanan sahur dan takjil kepada masyarakat, meski harus rela diguyur hujan saat kegiatan berlangsung pada Minggu (15/3/2026).
Aksi sosial tersebut dilakukan dengan cara berkeliling sejumlah ruas jalan untuk menjangkau warga maupun pengguna jalan yang masih beraktivitas. Makanan dibagikan baik saat menjelang sahur melalui kegiatan Sahur on The Road (SOTR), maupun menjelang waktu berbuka puasa.
Salah satu warga yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Eko Prasetio (32), mengatakan kegiatan berbagi makanan saat Ramadhan sudah menjadi tradisi tahunan para pemuda di kampungnya.
“Tahun ini ada 15 orang yang ikut Sahur on The Road dan sekitar 10 orang yang ikut kegiatan bagi-bagi takjil. Semuanya dari pemuda kampung kami,” kata Eko, Senin (16/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, panitia menyiapkan sekitar 150 paket makanan untuk sahur dan sekitar 210 paket takjil untuk berbuka puasa. Menu yang dibagikan antara lain nasi oseng dan ayam goreng tepung untuk sahur, serta bakmi dan ayam goreng tepung untuk takjil.
Pembagian makanan sahur dilakukan dengan rute dari Keprabon menuju Pasar Nongko, kemudian ke kawasan Manahan hingga Colomadu. Sementara untuk pembagian takjil dilakukan dari kawasan Nonongan menuju arah Bank Indonesia hingga sekitar Balai Kota Solo.
Menurut Eko, hujan deras sempat mengguyur saat pembagian takjil berlangsung. Meski demikian, para relawan tetap melanjutkan kegiatan hingga seluruh makanan habis dibagikan.
“Waktu bagi takjil kemarin hujannya deras sekali, tapi alhamdulillah kegiatan tetap berjalan lancar dan semua makanan habis dibagikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh dana untuk kegiatan sosial tersebut berasal dari iuran para pemuda kampung serta dukungan warga setempat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana berbagi kepada masyarakat, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga. Semangat para remaja kampung yang tetap berbagi di tengah hujan deras pun menjadi inspirasi tentang kepedulian sosial di bulan Ramadhan. (Abdul Alim)

