Jatengpress.com, Karanganyar — RS PKU Muhammadiyah Karanganyar kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas melalui pemberian penghargaan Pegawai Berintegritas Tinggi untuk periode penilaian Juli hingga Desember 2025. Kegiatan apresiasi tersebut dilaksanakan pada Sabtu (31/1/2026) dan diikuti jajaran manajemen serta perwakilan pegawai rumah sakit.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta komitmen pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan yang berorientasi pada mutu dan keselamatan pasien. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan rumah sakit dalam menanamkan nilai-nilai integritas di seluruh lini pelayanan.
Pada periode penilaian kali ini, penghargaan Pegawai Berintegritas Tinggi diberikan kepada tiga pegawai dari kategori berbeda, yakni Nabela Maharani Nurul I, A.Md. dari kategori staf nonmedis, Irfan Artianto, S.ST. dari kategori struktural, serta Hesti Eka Prihatiningrum, S.Keb. dari kategori staf medis. Ketiganya dinilai konsisten menunjukkan sikap profesional, disiplin kerja yang tinggi, serta komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pasien dan masyarakat.
Humas Marketing RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, Iman S, menjelaskan bahwa program Pegawai Berintegritas Tinggi merupakan instrumen manajemen untuk mendorong terbentuknya budaya kerja yang jujur, bertanggung jawab, dan beretika.
“Integritas adalah fondasi utama dalam pelayanan kesehatan. Melalui program ini, kami ingin memberikan penghargaan kepada pegawai yang tidak hanya unggul secara kinerja, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap, etika, dan tanggung jawab dalam bekerja,” ungkap Iman S, Senin (2/2/2026)

Ia menambahkan, penghargaan tersebut diharapkan mampu memacu semangat seluruh pegawai untuk terus menjaga kepercayaan pasien dan masyarakat terhadap layanan RS PKU Muhammadiyah Karanganyar.
Sementara itu, Dyah, Humas Marketing RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, menuturkan bahwa proses penilaian Pegawai Berintegritas Tinggi dilakukan secara objektif dan menyeluruh dengan melibatkan berbagai indikator penilaian.
“Penilaian mencakup aspek kinerja, etika kerja, kedisiplinan, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, serta kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Semua dilakukan secara transparan dan akuntabel,” jelas Dyah.
Menurutnya, program ini tidak semata-mata bertujuan memilih pegawai terbaik, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan refleksi bersama bagi seluruh civitas hospitalia agar senantiasa meningkatkan kualitas diri dan layanan.
Manajemen RS PKU Muhammadiyah Karanganyar berharap, penghargaan Pegawai Berintegritas Tinggi dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan profesionalisme serta loyalitas dalam bekerja. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen rumah sakit dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, berintegritas, dan berorientasi pada mutu pelayanan.
Melalui program ini, RS PKU Muhammadiyah Karanganyar mengajak seluruh civitas hospitalia untuk terus menumbuhkan budaya reminding care and empathy, menjaga nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab, serta memberikan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai Islam dan gerakan Muhammadiyah. (Abdul Alim)







