Jatengpress.com, Karanganyar– Pemerintah Kabupaten Karanganyar mulai mendorong percepatan modernisasi pertanian dengan menyalurkan bantuan drone sprayer kepada kelompok tani. Sebanyak lima unit drone pertanian diserahkan dalam kegiatan penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (26/1).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, menjelaskan bahwa bantuan drone sprayer tersebut berasal dari Kementerian Pertanian dan difungsikan untuk mendukung pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) di lahan pertanian pangan.

Penggunaan drone dinilai mampu mempercepat proses penyemprotan serta meningkatkan ketepatan sasaran, khususnya untuk pengendalian hama dengan tingkat perkembangan tinggi seperti wereng batang cokelat.
“Dengan drone, penyemprotan bisa dilakukan lebih cepat dan merata. Ini sangat membantu petani, terutama di tengah keterbatasan tenaga kerja di sektor pertanian,” kata Feriana.

Ia menambahkan, setiap kelompok tani penerima bantuan akan mendapatkan pendampingan berupa pelatihan operasional dan perawatan, termasuk pelatihan pilot drone. Langkah ini dilakukan agar alat dapat digunakan secara maksimal, aman, dan berkelanjutan. Nilai satu unit drone sprayer pertanian berkisar antara Rp350 juta hingga Rp400 juta.
Selain drone sprayer, Pemkab Karanganyar juga menyalurkan berbagai alsintan lain yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Karanganyar. Bantuan tersebut meliputi lima unit kendaraan roda tiga, 10 unit cultivator, enam pompa air, lima mesin perajang tembakau, serta lima hand sprayer elektrik.
Bupati Karanganyar Rober Christanto mengatakan penerapan teknologi pertanian modern menjadi bagian dari strategi daerah dalam menjaga produktivitas dan ketahanan pangan. Menurutnya, inovasi teknologi juga menjadi pintu masuk untuk menarik minat generasi muda agar tidak menjauhi sektor pertanian.

“Pertanian harus bertransformasi. Dengan teknologi seperti drone, pertanian menjadi lebih efisien, modern, dan memiliki daya tarik bagi petani milenial,” ujar Rober.
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Karanganyar juga memberikan apresiasi atas implementasi penebusan pupuk bersubsidi menggunakan Kartu Tani. Kelompok Tani Rejo Mulyo, Desa Nglebak, Kecamatan Ngargoyoso, menerima penghargaan tingkat nasional berupa bantuan hand sprayer elektrik senilai Rp10 juta. Sementara Kecamatan Kerjo ditetapkan sebagai kecamatan terbaik pemanfaatan Kartu Tani dan memperoleh bantuan Rp1,5 juta dari BRI.
Usai penyerahan, Bupati Karanganyar bersama jajaran Dinas Pertanian dan Pangan meninjau langsung drone sprayer serta alsintan lainnya, sekaligus berdialog dengan para petani penerima bantuan. (Abdul Alim)



