Jatengpress.com,Purworejo-Kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan terus ditunjukkan Relawan Jalan Purworejo (RJP). Paguyuban relawan yang telah berdiri hampir satu dekade ini konsisten membantu masyarakat, mulai dari penandaan jalan berlubang, pengamanan lalu lintas, hingga respons cepat saat terjadi kecelakaan.
Ketua Relawan Jalan Purworejo, H. Bambang Gatot Seno Aji mengatakan, RJP berawal dari kepedulian warga terhadap keamanan perjalanan, khususnya saat arus mudik dan balik Lebaran.
“Relawan Jalan Purworejo adalah paguyuban masyarakat yang peduli keselamatan perjalanan. Kami bergerak murni swadaya tanpa menggunakan anggaran APBD,” kata Bambang, Senin (19/01/2026).
Hingga kini, RJP rutin mendirikan posko relawan setiap H-7 hingga H+7 Lebaran di kawasan Monumen Purworejo. Kegiatan tersebut telah berjalan sekitar enam hingga tujuh tahun terakhir.
Selain posko Lebaran, RJP juga aktif melakukan penandaan jalan berlubang guna mencegah kecelakaan lalu lintas. Seluruh kegiatan dibiayai dari urunan para relawan yang berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan, mulai montir bengkel, satpam, buruh pabrik, hingga pekerja sektor informal.
“Memang kendala utama kami di pendanaan, namun alhamdulillah dukungan masyarakat terus bertambah,” ujarnya.
Diungkapkan Bambang, saat ini, RJP memiliki 16 koordinator lapangan (korlap) yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Purworejo. Jumlah anggota aktif sekitar 150 orang, dengan total anggota lebih dari 600 orang.
Lanjutnya, tak hanya fokus pada jalan berlubang, RJP juga kerap menjadi pihak pertama membantu pengaturan lalu lintas saat terjadi kecelakaan sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.
Selain itu, RJP telah dipercaya mengamankan berbagai kegiatan tokoh nasional di Purworejo, salah satunya saat kegiatan yang digelar Nyai Mumpuni.
Dalam perjalanannya, RJP juga pernah mendapat teguran dari pihak kepolisian terkait dugaan pengawalan ambulans. Namun Bambang menegaskan, pengawalan tersebut bukan dilakukan oleh anggota RJP, meski seragam yang dikenakan serupa.
Seiring waktu, koordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Purworejo semakin baik. RJP bahkan kerap dilibatkan dalam kegiatan resmi kepolisian.
Baru-baru ini, sisa dana donatur dimanfaatkan untuk membeli alat semprot cat guna menunjang penandaan jalan berlubang agar lebih efisien.
Dukungan juga datang dari warga Purworejo di luar negeri. Salah satunya Kasih Fatmawati yang berada di Taiwan dan rutin menyalurkan donasi untuk kegiatan sosial RJP, termasuk program Jumat Berkah di masjid-masjid se-Purworejo.
Selain pengamanan lalu lintas, RJP juga memiliki tim khusus penanganan sarang tawon dan evakuasi ular yang kerap berkolaborasi dengan Satpol PP.
“Kami selalu mengingatkan anggota agar tidak menghilangkan barang bukti saat terjadi kecelakaan. Itu sudah kami pahami bersama pihak lalu lintas,” jelas Bambang.
Bambang pun mengimbau masyarakat Purworejo agar tidak ragu meminta bantuan RJP. Seluruh layanan diberikan secara gratis tanpa pungutan biaya.
“Silakan jika ada hajat atau membutuhkan pengamanan jalan. Relawan Jalan Purworejo siap membantu secara ikhlas,” pungkasnya. (AYG)






