Jatengpress.com, Karanganyar- Sejumlah organisasi lembaga kursus dan pelatihan (LKP/LPK) di Kabupaten Karanganyar yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Tenaga Kerja menggelar rapat koordinasi lintas organisasi, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi program kerja tahun 2026 sekaligus konsolidasi lintas kementerian.
Ketua panitia kegiatan sekaligus Ketua Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) Kabupaten Karanganyar, K. Wahyuningsih, S.H., Tec, mengatakan rakor ini diikuti berbagai organisasi mitra, baik yang berada di bawah Kemendikdasmen maupun Kementerian Ketenagakerjaan.
“Rakor ini menjadi wadah silaturahmi dan sinergi antarorganisasi lembaga kursus dan pelatihan agar ke depan program-program yang kami jalankan semakin terarah, berkualitas, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Wahyuningsih, Jumat (23/1)
Ia menjelaskan, organisasi yang hadir antara lain Forum PLKP, HIPKI (Himpunan Penyelenggara Kursus Indonesia), HISPPI (Himpunan Seluruh Penguji dan Pendidik Indonesia), HILLSI (Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia), serta Forlat Vokasi (Forum Lembaga Pelatihan Vokasi).
Menurut Wahyuningsih, rakor juga membahas rencana program kerja sepanjang tahun 2026 sembari menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat, baik dari Kemendikdasmen maupun Kemenaker RI.
“Kami sepakat bahwa program-program yang disusun harus mampu meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga kursus, memperkuat kompetensi instruktur, serta berkontribusi nyata dalam membantu pengentasan pengangguran di Kabupaten Karanganyar,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, peserta rakor juga mendapatkan sosialisasi terkait regulasi terbaru, yakni Permendikdasmen Nomor 24 Tahun 2025 tentang perubahan nomenklatur Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) menjadi Lembaga Kursus (LK), serta Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2026 mengenai perlindungan hukum bagi lembaga kursus.
Sementara itu, Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Eni Kurniasih, S.H., M.M., mengapresiasi kolaborasi lintas organisasi tersebut. Ia menilai lembaga kursus memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.
“Sinergi lintas organisasi dan lintas kementerian seperti ini sangat positif. Lembaga kursus menjadi mitra penting pemerintah dalam meningkatkan kompetensi masyarakat dan mendukung pembangunan SDM,” ujar Eni Kurniasih.
Rapat koordinasi ini digelar di Villa & Glamping Lembah Emas Tawangmangu, sebuah destinasi penginapan bernuansa alam yang menawarkan konsep vila dan glamping dengan panorama pegunungan Lawu. Lokasi ini dinilai representatif untuk kegiatan rapat, pelatihan, maupun gathering karena suasananya yang sejuk, tenang, serta didukung fasilitas penunjang kegiatan yang memadai.
Selain sebagai tempat menginap, Villa & Glamping Lembah Emas juga kerap menjadi pilihan untuk kegiatan edukatif dan pengembangan kapasitas, sejalan dengan semangat kolaborasi dan penguatan SDM yang diusung dalam rakor lintas organisasi tersebut. (Abdul Alim)


