Amanah Kepemimpinan dan Budaya Mengaji Ditekankan dalam Pelantikan Kepala Sekolah Muhammadiyah

Jatengpress.com, Karanganyar— Amanah kepemimpinan dan penguatan nilai keislaman menjadi pesan utama dalam pelantikan dua kepala sekolah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang digelar di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar, Selasa (27/1). Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan pembacaan ikrar jabatan.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Muhammad Arif Babheir, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab sebagai jalan meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Ia menyampaikan bahwa kepemimpinan di lingkungan Muhammadiyah tidak hanya berorientasi pada capaian administratif dan akademik, tetapi juga harus berlandaskan nilai keikhlasan dan pengabdian sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 111.

Selain itu, ia berpesan agar para kepala sekolah membudayakan kegiatan mengaji secara rutin. Pengajian diharapkan tidak hanya diikuti oleh kepala sekolah dan guru, tetapi juga melibatkan wali murid, minimal satu kali dalam sebulan.

“Budaya mengaji harus menjadi ruh kepemimpinan dan pendidikan di sekolah Muhammadiyah,” ujarnya.

Pelantikan tersebut menetapkan Qumil Laila Fattahajad, S.Pd sebagai Kepala SD Muhammadiyah Tegalgede dan Irham B. Senoahi, M.Pd sebagai Kepala MI Muhammadiyah Karan untuk masa jabatan satu periode kepemimpinan Muhammadiyah tahun 2026–2030.

Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar Adhe Eliana menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para kepala sekolah yang dilantik. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya Muhammadiyah menggelar agenda resmi di rumah dinas pimpinan daerah.

“Selamat dan sukses bagi yang dilantik. Ini pertama kalinya Muhammadiyah hadir di rumah dinas bupati. Saya merasa semakin dekat dengan Muhammadiyah,” kata Adhe Eliana.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, era saat ini menuntut kebersamaan, saling percaya, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.

“Hari ini adalah era kita untuk guyup, saling percaya antarkita. Perkembangan digitalisasi teknologi justru memudahkan kita dalam mendidik dan membangun generasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Adhe Eliana juga menitipkan pesan agar para kepala sekolah mampu mendidik peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan karakter yang kuat. (Abdul Alim)