501 Siswa Setukba TNI AU Lulus, Dankodiklatau Tekankan Profesionalisme Bintara

Jatengpress.com, Surakarta — Sebanyak 501 siswa Sekolah Pembentukan Bintara (Setukba) TNI Angkatan Udara resmi dinyatakan lulus setelah menyelesaikan pendidikan di Skadron Pendidikan (Skadik) 402 Wing Pendidikan 400/Matukjur. Penutupan pendidikan berlangsung khidmat di Lapangan Dirgantara Lanud Adi Soemarmo, Kamis (15/1/2026).

Dari jumlah tersebut, 500 siswa merupakan Setukba TNI AU Khusus Pasukan Angkatan ke-48, sedangkan satu siswa berasal dari Setukba Kilat TNI AU Angkatan ke-4. Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Komandan Kodiklatau, Marsdya TNI Dr. T. B. H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A.

Dalam amanatnya, Dankodiklatau menegaskan bahwa Pendidikan Setukba merupakan tahapan penting dalam pembinaan karier prajurit Tamtama untuk membentuk Bintara TNI AU yang profesional dan berkarakter prajurit sejati.

“Pendidikan Setukba ini bertujuan membentuk Bintara TNI Angkatan Udara yang berdisiplin tinggi, memiliki dedikasi dan loyalitas yang kuat, serta siap melaksanakan tugas di satuan secara optimal,” ujar Marsdya TNI Age Wiraksono.

Ia menambahkan bahwa para lulusan juga dibekali kesamaptaan jasmani yang prima, penguasaan pengetahuan, serta keterampilan teknis sebagai bekal dalam menjalankan tugas pengabdian.

“Sebagai prajurit Bintara TNI AU di jajaran Korps Pasukan Gerak Cepat, kalian dituntut selalu siap melaksanakan tugas operasi maupun tugas lainnya secara cepat, tepat, dan profesional,” tegasnya.

Pada pendidikan ini, Serda Julham Rambe dinobatkan sebagai lulusan terbaik Setukba TNI AU Khusus Pasukan Angkatan ke-48, sementara Serda Firmansyah meraih predikat lulusan terbaik Setukba Kilat TNI AU Angkatan ke-4.

Upacara penutupan turut dihadiri Kas Korpasgat Marsda TNI Aris Nurwahyudi, Dirum Kodiklatau Marsma TNI Sri Duto Danisworo, Dirdik Kodiklatau Marsma TNI Dirk Poltjey Lengkey, Danpusdik Kodiklatau Marsma TNI Sapuan, Kadisdikau Marsma TNI Prasetya Halim, Dansetukpa Kolonel Pnb Urip Widido, Danwingdik 400/Matukjur Kolonel Pas Roni Wijaya, serta para pejabat Lanud Adi Soemarmo. (Abdul Alim)