Jatengpress.com, Magelang – Wali Kota Magelang Damar Praetyono menyebut partai politik (parpol) sebagai “sekolah politik bagi masyarakat,” yang harus mengedepankan etika demokrasi dan kepentingan publik.
Di sisi lain dia melihat organisasi kemasyarskatan (ormas) sebagai “mata, telinga, sekaligus hati nurani masyarakat” yang mampu menjembatani aspirasi dari akar rumput.
“Ketika ketiga pilar ini, pemerintah, partai politik, dan ormas, mampu bersinergi, maka proses politik dan pembangunan akan semakin kokoh, terarah, dan berkelanjutan,” ujar Damar, Kamis (28/08).
Hari itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang menggelar Forrum Komunikasi Sosial Politik dan Organisasi Kemasyarakatan Tahun 2025. Hsl itu dimaksudkan untuk memperkuat sinergi dengan parpol dan ormas.
Tujuannya, guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses politik dan pembangunan daerah, serta menjaga stabilitas keamanan, serta mempererat kolaborasi untuk pembangunan berkelanjutan.
Acara di Pendopo Pengabdian ini merupakan bagian dari Program Pendidikan Politik dan Ormas yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Magelang.
Selain 17 parpol dan 264 ormas di Kota Magelang ikut hadir dalam forum bertema “Membangun Sinergi Menuju Daerah yang Harmonis, Humanis, Nyaman, dan Damai”.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Magelang, Agus Satiyo Haryadi, menjelaskan forum ini menjadi wadah komunikasi dua arah antara pemerintah dengan parpol dan ormas.
“Tujuannya untuk memperkuat sinergi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, menjaga integrasi, dan menyikapi isu-isu sosial-politik demi keamanan dan ketertiban,” jelasnya.
Wali Kota Magelang, bertindak sebagai narasumber, bersama Komandan Kodim 0705 Magelang dan perwakilan Kepala Polres Magelang Kota.
Damar menekankan 4 langkah strategis yang perlu didorong bersama, yakni membangun komunikasi politik yang sehat, mendorong pendidikan politik yang bermartabat, menguatkan ormas sebagai mitra pembangunan, serta menumbuhkan budaya partisipasi masyarakat.
“Saya berharap komitmen bersama antara pemerintah, parpol, dan ormas dapat semakin teguh, menjadikan Kota Magelang lebih maju, bermartabat, dan menjadi teladan bagi daerah lainnya,” tandasnya. (*)