21 Tim Meraiahkan Festival Kesenian Tradisional Grabag, Magelang

Jatengpress.com, Magelang – Wakil Bupati Magelang, Sahid, mengatakan, Kabupaten Magelang adalah rumah bagi tumbuh kembangnya kesenian tradisional.

Dia menyebut, kekayaan kesenian tradisional tumbuh di setiap desa, di setiap gerak tari dan di setiap alunan gamelan seperti yang tersaji dalam khasanah budaya Grabag.

Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Magelang memiliki komitmen sangat besar untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan kebudayaan di setiap.sudut wilayahnya.

“Kami memandang seni dan budaya bukan hanya sebagai aset, tetapi juga sebagai fondasi karakter bangsa dan daya tarik wisata yang berkelanjutan. Kami terus berupaya memfasilitasi ruang bagi para seniman, khususnya di wilayah pedesaan agar mereka dapat terus berkarya dan berkreasi,” ujarnya.

Sahid menyatakan pendapat itu saat membuka festival kesenian tradisional tingkat Kecamatan Grabag, bertempat di Lapangan Desa Ngasinan, yang berakhir Minggu (30/11/2025).

Menyikapi kegiatan tersebut, Sahid memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap panitia festival kesenian tradisional dan seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan acara tersebut.

Menurut dia, itulah bukti nyata bahwa di tengah gempuran budaya global, kesenian tradisional yang Adi luhung tetap lestari dan memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Kabupaten Magelang.

Harmoni kesenian antara unsur tradisional dan modern, merupakan cerminan kearifan lokal yang dinamis.

“Ini menunjukkan bahwa seni kita tidak statis, melainkan terus beradaptasi tanpa kehilangan identitas aslinya,” kata H Sahid.

Kepada generasi muda, Wabup menitip pesan untuk menjadikan kesenian tradisional sebagai kebanggaan. Gunakan kesenian sebagai media untuk mempromosikan potensi dan kekhasan yang dimiliki desa-desa se-Kecamatan Grabag

“Mari sejenak kita nikmati festival kesenian dengan penuh kehangatan, kebahagiaan dan keceraian. Semoga kegiatan ini membawa berkah untuk mempererat persatuan dan menjadi energi positif bagi kemajuan seluruh desa di Kecamatan Grabag dan Kabupaten Magelang,” harapnya.

Anggota DPRD Jateng, Sukardiyono memgajal masyarakat yang hadir untuk menyaksikan festival kesenian ini wajib bahagia. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Pemprov Jateng, Pemkab Magelang, Grib Jaya Kecamatan Grabag dan Grib Jaya  Kabupaten Magelang.

Kegiatan selama 2 hari tersebut diikuti 21 kesenian yang ada di Kecamatan Grabag. Tujuannya, untuk melestarikan kesenian tradisional jawa dan berkomunikasi, bertoleransi dan silaturahmi antar masyarakat dan pegiat seni di kecamatan Grabag.

Sukardiyono berharap, gelaran kegiatan kesenian seperti ini dapat digelar rutin setiap tahun untuk melestarikan kesenian dan kebudayaan asli dari Kabupaten Magelang dan sekaligus untuk mendorong pertumbuhan UMKM. (TB)